Berita

Politik

RR: Menteri BUMN, Janganlah Bermental Inlander!

SELASA, 16 DESEMBER 2014 | 15:10 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Rencana Rini Soemarno merekrut orang asing menjadi direksi di BUMN menunjukan Menteri BUMN itu bermental inlander. Alasan Rini warga negara asing dapat membawa BUMN cepat mengibarkan bendera ke pasar internasional tak bisa diterima.

Ekonom senior DR Rizal Ramli mengatakan ada banyak kader bangsa yang memiliki kemampuan untuk bisa membawa BUMN maju ke pasar internasional. Persoalannya, mental inlander yang pertama kali harus dihilangkan.

Menurut Rizal, langkah Rini itu bertentangan dengan undang-undang ketenagakerjaan. Rini harus ingat bahwa dalam undang-undang tersebut jelas-jelas diatur mengenai pembatasan tenaga kerja asing (TKA).


"Pasal 46 UU No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan menyebut TKA dilarang menduduki jabatan yang mengurusi personalia dan atau jabatan tertentu," jelas dia.

Bahkan, kata dia, Rini juga harus ingat bahwa tenaga kerja asing yang bekerja di perusahaan pengeboran minyak dan gas bumi, misalnya, memiliki pembatasan-pembatasan lain yang lebih spesifik terkait jabatan atau kedudukan tertentu yang diperbolehkan untuk diduduki oleh mereka.

RR, demikian Menteri Koordinator bidang Perekonomian era Pemerintahan Abdurrahman Wahid ini disapa, juga mengingatkan Rini dan pejabat lainnya untuk menghilangkan watak inlander. Rini harus punya rasa percaya diri sebagai sebuah bangsa, dan tidak memandang bangsa lain jauh lebih hebat.

"Janganlah bermental inlander," demikian harapan Rizal.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya