Berita

Politik

Akbar Tanjung Tak Layak Jadi Tokoh Rekonsiliasi

SELASA, 16 DESEMBER 2014 | 11:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Setelah Menteri Hukum dan HAM memutuskan dan meminta agar Golkar terlebih dahulu menyelesaikan konflik dualisme kepengurusan secara mufakat, maka rekonsiliasi adalah sesuatu yang mutlak dilakukan oleh partai beringin.

"Jika tidak, kepercayaan publik terhadap Golkar akan terus merosot pada 2019 mendatang," tegas Jurubicara Poros Muda Golkar, Andi Sinulingga melalui pesan singkatnya kepada Kantor Berita Politik , sesaat lalu (Selasa, 16/12).

Menurut Andi, rekonsiliasi bisa dilakukan, pertama bila kedua belah pihak, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono Cs, punya keinginan sama untuk menyelesaikan kisruh yang selama ini terjadi.


Kedua, kehadiran tokoh-tokoh senior yang kredibel, konsisten, dan tidak punya lagi conflict of interest selain untuk kepentingan partai.

Ketiga, jika soliditas kaum muda Partai Golkar tetap terjaga maka mereka bisa jadi kekuatan pemaksa agar tokoh-tokoh senior yang berkonflik segera berdamai.
Andi menegaskan, tokoh-tokoh senior itu tidak boleh mewarisi konflik yang berakibat akan semakin terperosoknya kepercayan masyarakat terhadap Partai Golkar.

"Jika anak-anak muda Golkar tidak bergerak mengambil sikap, maka siap-siaplah menerima warisan persoalan yang besar nantinya," imbuh Andi, mewanti-wanti.

Terpenting pula, menurut dia, dalam rekonsiliasi ini dapat memilih tokohnya yang tepat.

"Akbar Tanjung bukanlah sosok yang tepat sebagai tokoh rekonsiliasi, beliau sudah menjadi sumber konflik di Golkar," ungkapnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya