Berita

Politik

Aktivis Mer-C: Marzuki Alie, Jangan Suka Klaim Pekerjaan Orang Lain

SENIN, 15 DESEMBER 2014 | 15:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Marzuki Alie termasuk politisi yang aktif berkicau di Twitter. Berbagai isu nasional yang tengah menghangat jadi sorotan tajam mantan ketua DPR ini.

Termasuk yang baru-baru ini, isu larangan berdoa sebelum dan sesudah kegiatan belajar di sekolah. Menteri Pendidikan Dasar, Menengah dan Kebudayaan, Anies Baswedan pun tak luput dari kritikannya. Meski akhirnya sudah dibantah dan diklarifikasi oleh menteri bersangkutan.

Soal twit-twit Marzuki yang kerap 'nyaring',  seorang aktivis Emergency Red (Mer C), Geisz Chalifah punya pandangan tersendiri.


"Saya ingin menanggapi kicauan Marzuki Alie akan tetapi bukan soal doa karena sudah biasa politisi mencuri panggung," ujarnya melalui pesan singkatnya kepada Kantor Berita Politik RMOL (Senin, 15/12).

Kicauan dimaksudnya berkaitan dengan pidato Marzuki pada pembukaan Konferensi Pembebasan Palestina di Bandung, Jawa Barat, 4-5 Juli 2012 silam. Dalam satu pernyataannya, Marzuki yang saat itu masih menjabat ketua DPR, mengklaim diri sebagai peletak batu pertama pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina.

Geisz menekankan, apa yang disampaikan Marzuki tersebut dusta belaka. Dusta yang demikian itu, dinilainya sangat nyata sebagai upaya penggiringan opini bahwa pemerintah bersama DPR ikut membantu pembangunan RS di Gaza.

"Sesungguhnya semua yang di MER C sangat tahu bahwa tidak ada satu rupiah pun bantuan dari pemerintah maupun DPR di era SBY maupun  Jokowi saat ini," bebernya.

Menurut Geisz, pembangunan RS di Gaza, murni dari dana rakyat Indonesia. Marzuki Alie juga tidak pernah meletakan batu pertama dalam pembangunan tersebut.

"Marzuki Alie jangan mengaku-ngaku pekerjaan orang lain karena yang dia lakukan di Palestina bukan membantu RS Indonesia di Gaza tapi menyerahkan bantuan untuk IDB yang sedang membangun sekolah yang proyeknya terbengkalai sampai saat ini," terangnya.

Geisz mengimbau sebaiknya Marzuki Alie tidak perlu mengomentari banyak hal karena seringkali salah.

"Ditambah pula dia telah berdusta di depan publik terhadap pekerjaan rakyat yang diklaim sebagai bantuan pemerintah dan DPR," tandasnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya