Berita

Bisnis

Dadang Suwarna Harus Dicoret dari Daftar Calon Dirjen Pajak

SENIN, 15 DESEMBER 2014 | 15:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keputusan panitia seleksi calon Dirjen Pajak meloloskan Dadang Suwarna dipertanyakan. Dadang diketahui membuat makalah dengan tulisan tangan padahal telah diatur bahwa saat sesi pembuatan makalah, penulisan makalah haruslah sebanyak 3 ribu karakter dengan font yang juga sudah ditentukan.

"Kerja dirjen pajak ini kan selalu berhubungan dengan tekhnologi, masa dirjennya tidak mengerti dengan tekhnologi," ujar Direktur Investigasi Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Ucok Sky Khadafi saat berbincang dengan redaksi baru-baru ini.

Ucok mempertanyakan keputusan pansel yang tetap meloloskan Dadang. Harusnya pansel bisa tegas dan tidak membiarkan calon dirjen yang tidak mengerti ketentuan terus mengikuti proses seleksi. Bahkan dia meminta agar pansel mencoret atau mendelete Dadang dari daftar calon dirjen pajak.


"Alangkah baiknya jika si calon juga memilih mundur karena keterbatasan dia," tukasnya.

Ucok menjelaskan, memakai tulisan tangan sudah tidak sesuai dengan kriteria dan ketentuan yang dibuat oleh pansel. Dia pun meminta agar Pansel tidak memilih calon ini dan menyingkirkan calon tersebut dari persaingan.

"Harusnya pansel mempertimbangkan untuk mendelete calon ini. Tapi kalau masih di pilih juga dan bahkan terpilih integritas pansel perlu ditanyakan," terangnya.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya