Berita

Olahraga

PON REMAJA I/2014

DKI Tambah 2 Emas, Jatim Teratas

SENIN, 15 DESEMBER 2014 | 07:14 WIB | LAPORAN:

Kontingen  DKI Jakarta di hari terakhir berhasil menambah dua medali emas dari cabang senam nomor ritmik putri.

Pada perlombaan senam hari terakhir di Gedung Senam Nusantara Citraland, Surabaya, Minggu (14/12) dua medali emas DKI Jakarta dipersembahkan Thalia Esther dari nomor simpai, setelah nilai terbaik 13,33. Untuk medali perak direbut Amalia Rizky Mendari dari Jambi yang mencatat nilai 10,91 dan Vani Valentin (Sumatera Utara) dengan nilai 10,70 harus puas meraih medali perunggu.

Adisty Chanda yang turun di nomor bola menyumbangkan medali emas untuk DKI Jakarta dengan membukukan nilai 13,10, mengungguli Tri Wahyuni (Lampung) memperoleh nilai 11,35 dan Nabiela De Allif Adov (Sumatera Barat) di urutan ketiga dengan nilai 9.82.


Adapun satu medali emas lainnya di nomor ganda putri menjadi milik pesenam Lampung, Wahyu Yolanda, setelah tampil apik dengan menorehkan nilai tertinggi 13,15. Ia mengalahkan wakil Jatim Ajeng Putri Pratiwi yang mencatat nilai 10,38 dan Nabiela (Sumatera Barat) dengan nilai 9,30 berada di peringkat ketiga.

Kendati gagal menambah medali emas dari senam ritmik, tuan rumah Jatim secara keseluruhan masih berada di posisi teratas dalam pengumpulan medali emas di cabang senam hingga selesainya seluruh perlombaan.

Jatim menjadi juara umum dengan perolehan enam medali emas, dua perak dan satu perunggu, disusul DKI Jakarta dengan empat emas, dua perak dan satu perunggu. Selanjutnya Jambi berada di posisi ketiga dengan meraih tiga emas dan satu perak.

Pelatih kepala tim senam Jatim Indra Sibarani mengakui nomor ritmik memang tidak dibebani target medali emas, karena kualitas atletnya masih kalah dibanding daerah lain, terutama DKI Jakarta.

"Ada satu medali emas yang lepas dari bidikan, yakni nomor lantai putri pada senam artistik. Awalnya kami prediksi bisa dapat tujuh emas, kalau nomor lantai bisa direbut,” kata Indra.

Menurut dia, saat berlomba di nomor lantai, anak asuhnya tampil kurang maksimal dengan rata-rata mendapat nilai 11, sementara DKI Jakarta yang diperkuat atlet Pelatnas bisa meraih nilai rata-rata di atas 13.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya