Berita

ilustrasi/net

Rencana Pemerintah Jakarta Suntik Dana PMP untuk Bank DKI Menuai Protes

SABTU, 13 DESEMBER 2014 | 17:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemerintah Provinsi DKI mau mengucurkan dana suntikan berupa Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) kepada sejumlah BUMD. Salah satu di antara BUMD itu adalah Bank DKI.

Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) memprotes rencana ini. Lebih-lebih dana yang mau dikucurkan kepada Bank DKI pada tahun 2015 sebesar Rp 3 triliun.

"Kami khawatir dana ini akan disalahgunakan kembali," kata Presidium Kamerad, Haris Pertama, beberapa saat lalu (Sabtu, 13/12).


Haris mengatakan, Kejaksaan Agung memang lamban dalam menangani dugaan korupsi Bank DKI, dengan angka kerugian negara mencapai Rp 80 miliar. Karena itu ia mendesak Kejaksaan, di bawah pimpinan M Prasetyo, untuk segera mengungkap kasus ini sampai ke akar-akarnya dan menangkap pelaku korupsi yang sebenarnya.

Koordiantor Presedium Kamerad, Haris Pertama mengatakan kasus ini bisa mencoreng provinsi DKI Jakarta. Haris pun menegaskan, hari Selasa mendatang (16/12) akan melakukan aksi di Kejaksaan Agung dan Bank DKI.

"Kami akan melakukan aksi demo di kedua tempat tersebut. Ini sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan kami kepada kota Jakarta," tandasnya.

Haris menjelaskan, modus operandi korupsi ini adalah dengan cara penunjukan langsung perusahaan pelaksana proyek dan pengaturan lelang. Dalam proyek pengadaan 100 unit ATM dianggarkan Rp 82,5 miliar dan untuk proyek GCMS dianggarkan Rp 8,46 miliar. Namun dalam 2 proyek tersebut, terjadi penyimpangan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya