Berita

ilustrasi/net

Pertamina dan PGN Harus Kompak Atasi Krisis Listrik di Sumut

SABTU, 13 DESEMBER 2014 | 07:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Salah satu penyebab krisis listik di Wilayah Sumatera Utara, khususnya Medan, adalah karena pasokan gas bumi yang tersendat. Padahal krisis itu sebelumnya sudah diramalkan akan terjadi pada beberapa tahun ke depan.

Menurut pengamat kebijakan publik, Agus Pambagyo, ia pernah memperkirakan bahwa pengalihan FSRU Belawan ke Lampung akan menuai masalah di kemudian hari. Ternyata kekhawatiran itu terjadi saat ini, dan Sumatera Utara engalami krisis listrik karena kekurangan gas bumi untuk pembangkit listrik. Tidak hanya itu, industri kecil dan rumah tangga juga kelabakan mendapatkan aliran listrik maupun pasokan gas bumi.
 
Agus menegaskan commissioning pipa gas dari Arun ke Belawan tidak serta merta menyelesaikan krisis energi Sumatera Utara. Persoalan di Sumatera Utara hanya bisa diatasi kalau ada niat baik dari kedua BUMN yang saat ini menangani bisnis gas bumi baik PGN maupun Pertamina. Pertamina tidak boleh arogan terhadap PGN, demikian juga PGN tidak boleh menjelek-jelekkan Pertamina.


"Dua BUMN besar ini terbukti menunjukkan kinerjanya demi kemakmuran rakyat. Jika mereka terus berseteru, maka yang rugi adalah rakyat. Karenanya, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri ESDM Sudirman Said harus duduk bersama menuntaskan persoalan ini. Pemerintah harus segera membuat keputusan agar penderitaan rakyat Sumatera Utara khususnya Kota Medan cepat terselesaikan," katanya beberapa saat lalu (Sabtu, 13/12).
 
Terhadap dua BUMN yang sering berserteru Agus menyarankan agar cepat sadar bahwa perseteruan tak akan membuahkan hasil yang baik. Ia menyarankan kepada Pertamina agar tetap fokus pada bisnis hulu, sementara PGN fokus di sektor hilir.

Agus menyesalkan tindakan kedua BUMN tersebut yang tidak produktif dengan memanas-manasi satu sama lain. "Jangan lagi ada stereotype bahwa PGN tidak nasionalis, dan Pertamina nasionalis. Nasionalisme diukur dari seberapa besar mereka bias member kemakmuran buat rakyat. PGN dan Pertamina sama-sama berjuang untuk kepentingan rakyat, maka dua-duanya harus kita dukung," tegasnya.
 
Data Asosiasi Pengusaha Pengguna Minyak dan Gas (Apimigas) Sumatera Utara  menyebutkan ketiadaan pasokan gas bumi di Medan mengakibatkan efek domino pada masyarakat luas, pelaku industridan pemerintah daerah setempat di Medan. Terhentinya pasokan gas kepada pengguna gas di wilayah Medan turut mempengaruhi pengaruh omsetproduksi jasa industri maupun komersial. Apabila pada tahun 2011, omset yang dihasilkan dari pengguna gas bumi adalah kurang lebih dapat mencapai Rp 91.05 miliar per bulan dimana pasokan gas padatahun tersebut mencapai 16 BBtud, maka pada tahun 2014 ini hanya mencapai Rp 35 miliar per bulan dengan jumlah pasokan gas sebesar 10 BBtud.
 
Selain mengakibatkan dampak ekonomi secara langsung, kekurangan pasokan gas juga mengancamtutupnya industri di wilayah Medan terutama industri yang menggunakan gas bumi sebagai bahan bakutunggal. Tutupnya industri secara langsung juga akan mempengaruhi jumlah lapangan pekerjaan masyarakat di wilayah Medan. Pada tahun 2011 sektor industri dan komersial dapat menyerap tenagakerja sebanyak 20.114 orang, sedangkan pada tahun 2014 berkurang menjadi 12.320 orang sehubungan dengan tutupnya beberapa industri di wilayah Medan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya