Berita

sutopo purwo nugroho/net

Nusantara

BNPB: Tenang, Waduk Mrica Tidak Jebol

KAMIS, 11 DESEMBER 2014 | 23:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB meluruskan rumor yang beredar di media sosial yang menyebut debit air di Waduk PLTA Mrica di Banjarnegara, Jawa Tengah, telah meluap dan waduk berstatus Siaga 1 sehingga darurat jebol.

"Itu berita bohong dan menyesatkan. Masyarakat yang menerima informasi tersebut dimohon tidak meneruskan dan menyebarluaskan. Saat ini kondisi Waduk PLTA Mrica masih aman atau normal," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam pesan yang disebarkan kepada wartawan, Kamis malam (11/12).

Posko BNPB telah mengkofirmasi BPBD Kabupaten Banjarnegara dan petugas PLTA Mrica. Dari konfirmasi itu didapatkan data debit sungai yang masuk ke waduk 1.400 meter kubik per detik. Debit ini tergolong normal dan biasa terjadi setiap habis hujan deras.


Pada Kamis lalu (4/12) debit mencapai 1.046 meter kubik per detik dan kondisi aman. Saat ini pembangkit listrik beroperasi penuh 3 x 60 MW.

"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kondisi aman dan tidak ada ancaman," tambah Sutopo.   

Ia menambahkan informasi bahwa terjadi hujan deras di wilayah sekitar Banjarnegara pada hari ini pukul 12.30 Wib. Akibatnya terjadi longsor di 67 titik. Dampak lanjutannya, 54 unit rumah rusak sedang hingga berat. Jalan nasional Wonosobo-Banjarnegara tertutup longsor sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Empat jalan kabupaten tidak dapat dilalui karena terkena material longsoran. Begitu juga jalan provinsi di Kecamatan Karangkobar tertimbun material longsor.

Dua orang dilaporkan tewas akibat tertimbun longsor yaitu di Desa Sidengok Desa Pejawaraan dan Desa Pencil Kecamatan Wanayasa.   

Hujan deras di bagian hulu menyebab debit sungai Serayu naik sehingga terjadi banjir kiriman di daerah Kabupaten Purbalingga. Dua rumah hanyut dan 4 rumah terendam banjir hingga ketinggian 3 meter. Tidak ada korban jiwa dari banjir ini. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya