Berita

Olahraga

PON REMAJA I/2014

Jatim Masih Unggul di Cabor Panahan

KAMIS, 11 DESEMBER 2014 | 11:33 WIB | LAPORAN:

Panahan Jawa Timur mendominasi dalam perolehan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I 2014, Rabu (10/12) sore.

Tidak tanggung-tanggung Jatim berhasil meraih empat emas dan satu perunggu. Mereka hanya membutuhkan satu emas lagi untuk mencapai target yang dibebankan oleh KONI Jatim, yakni lima emas.

Empat medali emas tersebut diperoleh di nomor recurve dengan satu emas dan tiga emas dari nomor compound. Pada nomor recurve mix team, Jatim yang menurunkan pemanah Sakti dan Wika meraih nilai tertinggi. Sedangkan pasangan Dian dan Fauzia dari Yogyakarta meraih medali perak. Medali perunggu direbut Fasha dan Dian dari Riau.


Pada nomor coumpond aduan individu putri Yurike Nina Bonita juga menyumbangkan emas setelah keluar sebagai terbaik dengan 141. Medali perak direbut Avrellia Cynthia (Jateng) dan perunggu disabet Jein Alviani (Papua Barat).

Emas ketiga didapat pada nomor compound aduan individu putra lewat pemanah Agung Arju Jannah dengan skor 138. Medali perak direbut Yogi Pratama (Riau) dan perunggu direbut Hander rumbruren (Papua Barat).

Sedangkan emas keempat dipersembahkan Yurike dan Agung yang turun di nomor coumpond aduan mix tim. Keduanya mengumpulkan skor 145. Medali perak diraih tim Riau (138) dan perunggu untuk tim Jateng (137).

"Hasil ini sesuai target yang diberikan oleh KONI Jatim. Nomor-nomor yang dapat emas juga sesuai dengan prediksi kami sebelumnya," kata pelatih panahan Jatim, Huda Sarbiantoro.

Kamis (11/12) panahan akan memperebutkan dua emas. Masing-masing di ronde nasional nomor aduan perorangan 40M putra dan putri.  "Untuk besok (hari ini) peluangnya fifty-fifty karena daerah lain juga kuat," tutup Huda.[wid] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya