Berita

Olahraga

PON REMAJA I/2014

Pasangan DKI Pilih Mundur di Tengah Pertandingan

KAMIS, 11 DESEMBER 2014 | 10:48 WIB | LAPORAN:

DKI Jakarta justru harus mengubur impiannya untuk meloloskan nomor ganda campurannya ke babak final. Pasalnya pasangan DKI Jakarta, Chico Aura Dwi Wardoyo/Jauza Fadhila mundur di babak perempat final sebelum pertandingan usai.

Hal itu disebabkan karena adanya gangguan dari suporter tuan rumah yang sudah berperilaku senonoh dan tidak menghormati atlet yang sedang bertanding. Mereka bahkan sempat meneriakkan kata-kata yang tidak sopan kepada pasangan DKI Jakarta.

Ketua PBSI DKI Jakarta Icuk Sugiarto, yang sedang menyaksikan pertandingan tersebut kemudian memerintahkan pasangan DKI Jakarta, Chico Aura Dwi Wardoyo/Jauza Fadhila Sugiarto untuk mundur dari pertandingan yang sudah memasuki game ketiga. Saat itu, pasangan DKI Jakarta tertinggal 4-8 dari ganda tuan rumah Akbar Gusti/Nabila. Pada dua game sebelumnya kedua pasangan berbagi angka 21-12, 17-21.


"Ini anak remaja mereka tidak pantas diperlakukan seperti itu. Apalagi kata katanya sangat kasar. Kalau ingin juara lakukan dengan sportif jangan seperti itu. Apalagi panpel sudah berbuat curang dengan pengaturan kuota untuk bulutangkis," ucap Icuk.

"Lihat saja pemain kami sudah kelelahan karena turun juga di nomor tunggal dan  mereka masih 'fresh'. Katanya mengusung sportifitas, tapi kenyataan di lapangan lain," ucap Icuk.

Ia mempertanyakan kebijakan KONI Pusat dan PB PON Remaja yang memberikan kuota empat atlet kepada tuan rumah Jatim, sementara daerah lain hanya mendapatkan jatah dua atlet yang juga harus merangkap bermain di nomor ganda campuran.

Hal senada dikatakan Ketua Harian KONI Pusat, Eddy Widodo."Saya sudah perintahkan Ketua Kontingen untuk protes tertulis. Apalagi pidato, Ketua Panpel, Gubernur dan Menpora sangat jelas bahwa azas sportifitas harus dijunjung tinggi oleh wasit, juri dan oficial kontingen," jelasnya.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya