Berita

andreas hugo/net

PDIP Yakin Hubungan Indonesia-Korea Utara Akan Semakin Baik

RABU, 10 DESEMBER 2014 | 12:38 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hubungan baik antara Indonesia dengan Korea sudah berlangsung sejak lama. Lebih-lebih kedua negara ini lahir setelah perang Dunia kedua. Ketika Korea terbelah, menjadi Korea Utara dan Korea Selatan, lalu terjadi Perang Korea di tahun 1050-1953, Indonesia tetap menjaga hubungan baik dengan kedua Korea.

"Bung Karno menjaga secara seimbang hubungan, baik dengan Korea Utara maupun Korea Selatan," kata Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Luar Negri dan Hubungan Internasional, Andreas Hugo Pareira, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 10/12).

Karena itu, Andreas juga percaya, Presiden Joko Widodo, yang hari ini bertolak ke Korea Selatan, akan menjaga keseimbangan yang sama. Hubungan antara pemerintahan Indonesia, baik dengan Korea Selatan maupun Korea Utara, akan terjalin semakin baik.


Menurut Andreas, hubungan Bung Karno dengan Korea Utara secara khusus juga memiliki sejarah yang sangat panjang. Hubungan antara Bung Karno dengan Pemimpin Korea Utara Kim Il Sung juga diteruskan dengan hubungan antara Presiden Megawati Soekarnoputri dengan Pemimpin Korea Utara putera Kim Il Sung, Kom Jong Il.

Hubungan ini juga terjalin antara PDI Perjuangan dengan Partai Pekeja Korea Utara. Di mata orang Korea, nama Megawati punya kesan tersendiri dan sangat dikenang. Saat menjadi Presiden, Megawati memainkan peran penting dan meredakan ketegangan di antara dua Korea.

Saat itu, Megawati Soekarnoputri datang mengunjungi Presiden Kim Jong Il di Korea Utara. Keesokan harinya, Megawati terbang ke Seoul menemui pemimpin Korea Selatan Kim Dae Jung untuk membawa pesan perdamaian dari sahabatnya di utara. Kim di selatan dan Megawati sama-sama bekas pembangkang bagi penguasa terdahulu. Peran yang dimainkan Megawati ini sangat berkesan bagi orang-orang Korea

Ke depan, Andreas berharap dan juga percaya hubungan Indonesia-Korea Utara, maupun hubungan PDI Perjuangan dan Partai Pekerja akan tetap terjalin dengan baik. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya