Berita

jokowi-sby/net

Ketua PDIP Yakin Pertemuan Jokowi dan SBY Ubah Konstelasi Politik Nasional

RABU, 10 DESEMBER 2014 | 09:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhyono (SBY), yang membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang Pilkada mengubah konstelasi politik nasional.

Demikian keyakinan Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait. Keyakinan Maruarar ini karena didasari berbagai realitas. Realitas pertama, Jokowi maupun SBY adalah trend-setter yang keduanya sama-sama bisa mempengaruhi peta politik. Realitas kedua, Jokowi maupun SBY berpijak pada aspirasi dan kehendak rakyat yang memang mau pilkada langsung.

"Kehendak dan aspirasi rakyat ini tercermin dari berbagai survei, aksi demonstrasi dimana-mana dan juga penyataan-pernyataan para kepala daerah yang juga selama ini dipilih secara langsung," kata Maruarar kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 10/12).


Dari sisi aspirasi ini, lanjut Maruarar, Jokowi dan SBY sama-sama meletakkan dasar yang kokoh dalam berpolitik. Dasar itu adalah menyerap dan memperjuangkan kehendak rakyat secara bersama-sama.

"Dasar berpolitik ini juga kokoh sebab dibangun berdasarkan idealisme, bukan karena didasari pragmastisme, atau bagi-bagi kekuasaan dan bagi-bagi jabatan. Idealisme itu adalah menjaga kedaulatan rakyat melalui pilkada langsung," tegas Maruarar.

Realitas lain dari pertemuan Jokowi dan SBY, masih kata Maruarar, adalah dampak pada sikap politik Demokrat dan PAN. Dengan kekuatan partai-partai yang menolak UU Pilkada lewat DPRD, maka dukungan Demokrat dan PAN ini tentu saja akan mengubah peta politik secara signifikan. Dan tentu saja juga, partai lain juga tak akan mau ketinggalan arus besar mendukung pilkada langsung, yang sekali lagi, merupakan kehendak rakyat.

Selain itu, Ara, begitu Maruarar disapa, yang juga anggota Komisi XI DPR, juga menilai pertemuan antara Jokowi dan SBY ini akan sangat berdampak pada stabilitas ekonomi. Lebih jauh, maka ini akan berdampak pada iklim usaha yang bagus, dan ujungnya kehidupan rakyat akan bisa lebih baik. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya