Berita

Politik

Ternyata, Ada Lima Proyek Misterius di Gunung Padang

SELASA, 09 DESEMBER 2014 | 20:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Selama ini hanya penelitian yang dilakukan Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) di Gunung Padang yang mendapat perhatian luas dari masyarakat. Penelitian yang dimulai tiga tahun lalu itu diliput begitu banyak media, dalam dan luar negeri.

Penemuan TTRM berupa bangunan buatan manusia dan sejumlah artefak yang tertimbun di bawahnya menjadi pembicaraan hangat kalangan geolog.

Tetapi, ternyata ada lima penelitian lain yang dilakukan di Gunung Padang sepanjang tahun ini. Penelitian-penelitian itu beragam, dari yang ratusan juta rupiah hingga yang miliaran rupiah. Dari yang dilakukan Kementerian PU, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hingga instansi pemerintah daerah. Ada proyek yang projek konsultasi, ada proyek fisik.


Tetapi sejauh ini kelima proyek itu dapat dikatakan misterius karena tidak jelas dan tidak pernah dibuka kepada publik. Dan di sejumlah proyek itu ada nama tokoh-tokoh yang selama ini mendiskreditkan penelitian TTRM.

Demikian dikatakan inisiator TTRM Andi Arief dalam keterangannya malam ini.

Kini di lapangan, kata Andi Arief, masyarakat menjadi penonton. Sementara bebrapa areal situs rusak akibat dihantam alat berat.

"Anggota petisi yang selama ini membuat propaganda buruk bahwa riset TTRM merusak, kini malah terlibat dalam proses pembangunan fisik yang jelas-jelas merusak situs," ujarnya.

Andi Arief berharap masyarakat sipil, termauk kelompok ilmuwan kebumian dan media massa membuka mata dan hati untuk melindungi stisu penting itu.

"Warga harus tahu, harus mengontrol. Selamatkan situs Gunung Padang!" demikian Andi Arief. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya