Berita

Olahraga

DKI Memimpin 9 Emas di PON Remaja

SELASA, 09 DESEMBER 2014 | 14:31 WIB | LAPORAN:

Kontingen DKI Jakarta untuk sementara memimpin perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur pada 9-16 Desember 2014.

Walaupun baru resmi dibuka pada Selasa (9/12), namun Panitia PON telah melaksanakan berbagai nomor final diantaranya, cabang loncat indah dan renang.

DKI Jakarta memimpin dengan 9 emas, 7 perak dan 2 perunggu. Posisi DKI Jakarta dibayangi oleh tuan rumah Jawa Timur dengan 4 emas, 7 perak dan 2 perunggu, kemudian diikuti oleh Kalimantan Timur dengan 2 emas tanpa perak dan perunggu.


Sementara Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Jawa Tengah menempati posisi ketiga, keempat dan kelima masing-masing dengan perolehan 1 keping medali emas.

Adapun sebelum pembukaan yang secara resmi dibuka pukul 19.00 WIB itu, api PON Remaja 2014 yang berdiam di Gedung Grahadi, akan diarak dan dibawa pesepakbola U-19, Evan Dimas ke DBL Arena. Dipilihnya Evan Dimas untuk membawa api PON Remaja, sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraihnya bersama timnas U-19. Obor api PON Remaja itu dibawa sekitar pukul 15.00 WIB.

"Evan Dimas merupakan atlet muda berprestasi dari Jatim. Tentunya Evan bisa memberi inspirasi pada atlet remaja lainnya," jelasnya.

Itu untuk para pejabat yang hadir. Sedangkan untuk penghibur atau artis, panitia telah mengundang artis top seperti Triad Band dan Raisa untuk mengisi acara pra pembukaan yang digelar mulai pukul 18.00 WIB. Acara yang dihadiri sekitar 1500 orang ini makin semarak, karena artis Choky Sihotang akan menjadi MC pada pra pembukaan itu.

"Klanting juga akan memeriahkan acara hiburan ini," terang Emil Faizza, MC pada acara pembukaan itu.

Barulah pada puncak acara, yang dimulai pukul 19.00 WIB, rentetan acara demi acara bergulir. Diawali dengan 50 penari Tari Remo dari laboratoriun remo arsentar Taman Budaya Jatim, acara diteruskan dengan suguhan 50 flashmob sanggar takupaz.

Usai suguhan tarian, Raisa kembali membawakan dua lagu, yakni Could It Be dan Indonesia Pusaka. Setelah itu ada defile pasukan pembawa bendera yang dilakukan 17 anggota Paskibraka Surabaya. Di belakangnya, 34 kontingen berbaris rapi di tengah panggung.

"Setiap kontingen diwakili 15 atlet saja, agar semuanya cukup tertampung di tengah arena," katanya.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya