Berita

ilustrasi/net

Politik

Diprediksi, Dua Juta Orang Hadiri Natal Nasional Pertama di Papua

SELASA, 09 DESEMBER 2014 | 04:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sekitar dua juta masyarakat Papua diprediksi akan hadir di Lapangan Papua Bangkit, Jayapura, Papua, mengikuti Perayaan Natal Nasional yang bakal diikuti Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Demikian disampaikan Ketua Umum Perayaan Natal Nasional 2014, Yohana S Yembise, dalam pernyataan persnya dikutip dari Antara.

"Panggung sudah mulai disiapkan, kira-kira dua juta warga dari berbagai penjuru di Papua akan datang. Ini hal luar biasa karena baru pertama Presiden Republik Indonesia membuat acara Natal di Papua," kata Yohana yang juga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.


Selain menghadiri acara Natal pada 27 Desember, Presiden juga dijadwalkan melakukan "blusukan" ke sejumlah pasar, Sekolah Luar Biasa, rumah sakit penderita AIDS untuk bersilaturahmi dan membagi-bagikan hadiah. Ramah-tamah juga direncanakan digelar dengan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat Papua dan Papua Barat.

Sedangkan pada 28 Desember, Presiden direncanakan bersilaturahmi dengan masyarakat adat Papua di Wamena. Dan dilanjutkan dengan menemui para relawan pemenangan Pemilihan Presiden 2014 di Jayapura.

Pada tanggal 27 Desember semua toko-toko dan restoran akan tutup karena akan mempersiapkan Perayaan Natal Nasional di Papua. Mereka bersama masyarakat lainnya akan menyumbangkan makanan dan membantu menyiapkan perayaan sederhana.

Berdasarkan SK Menteri Agama nomor 183 Tahun 2014, Yohana S Yembise ditunjuk sebagai Ketua Umum Perayaan Natal Nasional 2014. Perayaan yang rencananya dihadiri Presiden dan Wakil Presiden tersebut juga akan dihadiri para Menteri Kabinet Kerja dan Ketua Lembaga Tingha Negara, perwakilan negara sahabat, serta 1500 orang dari seluruh penjuru Indonesia.

Tema Natal Nasional 2014 adalah "Berjumpa dengan Allah dalam Keluarga" dengan subtema "Natal Sebagai Perwujudan Revolusi Mental Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian". [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya