Berita

Dunia

Pria Kanada Anggota ISIS Serukan Serangan ke Negaranya

SELASA, 09 DESEMBER 2014 | 03:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pria asal Ottawa, Kanada yang bergabung dengan kelompok militan Negara Islam alias ISIS, muncul dalam sebuah video yang isinya menegur pemerintah Kanada karena berpartisipasi dalam memerangi Negara Islam.

Pria muda yang mengklaim namanya Abu Anwar al-Canadi itu juga menyerukan umat Islam untuk melakukan serangan di wilayah Kanada.

Dalam video enam menit, pemuda itu terlihat berdiri di depan reruntuhan bangunan, dengan masjid di latar belakang.


Dia memberitahu sesamanya warga Kanada bahwa mereka "tidak punya hak untuk hidup dengan selamat dan aman" ketika pemerintah Kanada masih melakukan kekejaman terhadap penganut agama Islam.

Pria dalam video tersebut telah diidentifikasi sebagai John Maguire (24) yang dikabarkan masuk Islam sebelum meninggalkan tanah airnyatahun lalu.

Maguire, yang dikabarkan meninggalkan University of Ottawa sebelum lulus, berbicara dalam bahasa Inggris yang sempurna.

Abu Anwar al-Canadi adalah salah satu dari lusinan warga Kanada yang diperkirakan telah bergabung dengan kelompok-kelompok ekstremis di Irak dan Suriah.

Menteri Keamanan Umum, Steven Blaney, yang telah menyaksikan video itu, mengatakan bahwa terorisme terus menjadi ancaman bagi Kanada.

"Itulah sebabnya kami mengambil bagian dalam koalisi yang saat ini sedang melakukan serangan udara," kata Blaney, seperti dikutip Reuters.

"Terorisme masih menjadi ancaman nyata dan serius untuk Kanada, itulah sebabnya mengapa kita harus tetap waspada," tambah dia.

Sementara itu, Kedutaan Besar Kanada di Kairo mengumumkan akan ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut karena masalah keamanan. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya