Berita

ilustrasi/net

Bahaya Bila Jokowi Tak Segera Ganti Kepala BIN

SENIN, 08 DESEMBER 2014 | 14:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Indonesia berada dalam bayang-bayang disintegrasi sebab Badan Intelijen Negara (BIN gagal menjalankan tugas. Contoh paling nyata adalah pengibaran atribut gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan bendera Gerakan Aceh Merdeka di Aceh pada awal Desember 2014.

"Ini BIN sebenarnya tahu atau memang pura-pura tidak tahu?" ujar pengamat Intelijen dari Lembaga Kajian Strategis Negara, Irwan Suhanto, beberapa saat lalu (Senin, 8/12).

Menurut Irwan, kalau BIN ternyata memang kecolongan informasi, artinya BIN sangat lemah. Tetapi, jika pengibaran atribut gerakan separatis OPM dan GAM bagian dari skenario, justru BIN sedang mempermalukan dirinya sendiri.


"Ini condong kepada permainan skenario dari BIN itu sendiri. BIN harus segera diganti, Jokowi harus punya kepala BIN baru yang bisa bersinergi dengan baik!" tegas Irwan.

Lebih dari 100 warga Papua berikat kepala lambang bintang kejora berdemo di Bundaran HI, Jl Thamrin, Jakarta Pusat (Senin, 1/12), bertepatan dengan Hari Organisasi Papua Merdeka (OPM). Para warga Papua tersebut menuntut kemerdekaan Papua.

Sementara itu, di Aceh Besar telah berkibar bendera gerakan separatis Gerakan Aceh Merdeka menjelang Milad GAM ke-38 (Kamis, 4/12/2014). Keberadaan bendera Bulan Bintang ini memang masih menjadi kontroversi, meski sebetulkan DPRA periode 2009-2014 telah merampungkan qanunnya. Tapi bendera ini mendapat penolakan dari pemerintah pusat lantaran dianggap begitu indentik dengan bendera GAM. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya