Berita

andi sinulinnga/net

Tidak Ada Pilihan Lain, Kaum Muda Harus Merapat ke Munas Jakarta yang Sesuai Khittah Golkar

SENIN, 08 DESEMBER 2014 | 07:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tidak semua pihak yang menolak Munas Golkar di Bali adalah orang-orang Agung Laksono. Kelompok ini, yang belakangan menamakan diri sebagai Poros Muda Golkar, adalah kader-kader muda Golkar yang melihat persoalan secara independen.

Namun demikian, dalam Munas Golkar di Jakarta yang digelar Agung Laksono Cs, Jurubicara Poros Muda Golkar, Andi Sinulingga, bersama dengan kader-kader muda lain, terlihat hadir di Ancol dalam Munas Golkar versi Agung Laksono Cs itu. Andi mengatakan, salah satu alasan ia hadir di Ancol karena Munas Golkar Jakarta ini merupakan wujud dari khittah Partai Golkar.

"Pertama, khitah suara golkar suara rakyat. Munas Jakarta pro dan berjuang menyelamatkan hak rakyat untuk memilih pemimpinnya sendiri. Sementara Munas Bali merampas hak rakyat itu," kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Senin, 8/12).


Kedua, lanjutnya, khitah Golkar sebagai partner pemerintahan. Sepanjang sejarahnya, Golkar selalu bersama pemerintah membangun bangsa, berjuang bersama-sama untuk mewujudkan kesejahtraan rakyat. Munas jakarta memperkuat tradisi itu, sementara Golkar Munas Bali justru memperlemah dan menjadi oposisi pemerintah yang cenderung tidak sehat untuk terciptanya stabilitas politik nasional

Ketiga, masih kata Andi, adalah khitah ikut menumbuhkan kultur politik yg sehat. Golkar Munas Jakarta akan menghormati perjanjian yang ditandatangani di atas materai dengan Demokrat atau SBY terkiat dengan Perppu Pilkada karena ini soal kepentingan publik. Sementara Golkar Munas Bali justru membuat politik menjadi kotor seolah Golkar bisa saja berkhianat atas sebuah kesepakatan politik.

"Kami kaum muda tak ada pilihan lain, ingin menyelamatkan Golkar untuk kembali ke khitahnya," demikian Andi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya