Berita

Tahun 2015, Presiden Janjikan Rp 500 M untuk Proyek GORR

MINGGU, 07 DESEMBER 2014 | 15:32 WIB | LAPORAN:

Kedatangan Presiden RI Joko Widodo 5-6 Desember membawa berkah bagi pemerintah dan masyarakat Gorontalo.

Megaproyek prestisius Gorontalo Outer Ring Road (GORR) akhirnya mendapat restu dari presiden untuk dilanjutkan pembangunannya. Bagaimana tidak, Jokowi berjanji untuk tahun 2015 nanti, pemerintah siap menggelontorkan dana dari APBN sebesar Rp 500 miliar.

"Saya kalau sudah dibawa ke lokasi begini langsung memutuskan. Tadi
disampaikan bapak Gubernur (Gorontalo) jika langsung jadi butuh kurang lebih Rp 6 triliun. Untuk secepatnya bisa digunakan, kurang lebih Rp 500 miliar. Kalo segitu kita masih mampu. Tahun depan saya pastikan dapat. Dilanjutkan terus dan kita harapkan nanti 2017 sudah bisa disambung dan digunakan,” kata  Jokowi saat meninjau lokasi GORR di Desa Dumati Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (6/12).

disampaikan bapak Gubernur (Gorontalo) jika langsung jadi butuh kurang lebih Rp 6 triliun. Untuk secepatnya bisa digunakan, kurang lebih Rp 500 miliar. Kalo segitu kita masih mampu. Tahun depan saya pastikan dapat. Dilanjutkan terus dan kita harapkan nanti 2017 sudah bisa disambung dan digunakan,” kata  Jokowi saat meninjau lokasi GORR di Desa Dumati Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (6/12).

Presiden mengapresiasi keseriusan pemerintah Provinsi Gorontalo
membangun jalan lingkar sepanjang 45.316 KM. Hal itu terlihat dari
pembebasan lahan yang terus dilaksanakan oleh pemerintah provinsi.

Menurutnya, proyek ini sangat penting mengingat pembangunan infrastrukur harus mempertimbangkan perkembangan daerah 20-50 tahun ke depan.

"(lebar jalan 60 meter) rentang dibangun di samping dulu atau dari tengah dulu nggak masalah. Jika ekonomi kita baik, APBN kita longgar bisa saya selesaikan pembangunannya," imbuh mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Presiden Jokowi kembali mengemukakan tekadnya untuk mengalihkan subsidi BBM ke pembiayaan yang lebih produktif. Salah satunya dengan memperbesar anggaran bagi pembangunan infrastruktur daerah.

"Saya berikan gambaran. Subsidi BBM yang digunakan tahun-tahun kemarin itu sekitar Rp 1.300 triliun. Lima tahun ke depan jika kita biarkan, 280 kali lima perkiraan saya Rp 1.400 triliun. Kalau dipakai untuk bangun jalur kereta api seluruh Indonesia hanya butuh Rp 360 triliun. Setahun saja subsidi itu dimasukkan ke sana, sudah selesai," papar Presiden.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengaku sangat antusias dengan kelanjutan pembangunan GORR ini. Selain menjadi satu dari empat program prioritasnya, pembangunan GORR ini juga sejalan dengan misi pemerintahan Jokowi-JK yang giat melaksanakan pembangunan infrastruktur sebagai imbas dari pengurangan subsidi BBM.

"Saya sebagai gubernur bersama para bupati/walikota serta seluruh rakyat Gorontalo sangat mendukung kebijakan pemerintah pusat mengurangi subsidi BBM yang sangat tinggi," ungkapnya.

Dalam kunjungannya di Gorontalo, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana juga mendatangi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tenda Kota Gorontalo. Di tempat ini keduanya menyempatkan berdialog dengan para nelayan. Selain itu, presiden bersama rombongan juga meninjau proyek revitalisasi Danau Limboto dan kelanjutan pembangunan terminal baru Bandar Udara Djalaludin Gorontalo.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya