Berita

rymizard ryacudu/net

Politik

Menhan: Kantor Perwakilan Hamas Tidak Penting

MINGGU, 07 DESEMBER 2014 | 10:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu menyatakan tidak setuju dengan wacana pendirian perwakilan organisasi perlawanan rakyat Palestina, Hamas, di Jakarta. Namun hal itu bukan berarti sikap pemerintah anti terhadap Hamas.

"Semua ada aturannya. Tidak bisa memutuskan dan mendukung sebelah pihak. Kedaulatan dan keamanan bangsa dan negara  harus diutamakan," tegas Menhan.

Menurut dia, keberadaan wakil Hamas di Indonesia sangat tidak penting. Hamas, kata Menhan, cukup diwakili kedutaan besar Palestina karena  semua aspirasi perjuangan Hamas bisa dikomunikasikan langsung melalui kedutaan di masing-masing negara  termasuk di Indonesia.


"Kita harus lihat dulu apa manfaatnya kantor tersebut. Kalau hanya merugikan dan membahayakan NKRI buat apa? Saya kira tidak perlu ada kantor Hamas," kata mantan KSAD ini usai menghadiri peresmian SD, SMP dan SMK milik PT Tunas Agro Subur (Best Group) di Paranggean, Palangkaraya.

Menhan mengaku tidak mengetahui pasti keseriusan Hamas ingin membuka perwakilannya di Jakarta.

"Yang jelas Hamas tidak penting. Ketahanan keamanan negara yang paling penting dijaga, " tekannya.

Sebelumnya, pada Jumat 28 November lalu sekitar tujuh orang delegasi organisasi Hamas Palestina mengunjungi pimpinan DPR di gedung DPR, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, pimpinan delegasi, Abu Umar Muhammad, menyampaikan dua poin yang menjadi dasar permintaannya untuk membuka kantor perwakilan Hamas di Jakarta.

Abu Umar menyatakan kehadiran mereka dalam rangka mencari dukungan kepada Indonesia, misalnya dalam kasus pendudukan Masjid Al-Aqsa dan Kota Yerusalem yang saat ini sudah dikepung perumahan Yahudi.

Dia meminta pemerintah Indonesia mengizinkan Hamas membuka kantor perwakilan di Indonesia sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah Indonesia terhadap Hamas. Menurut dia, Hamas telah membuka kantor perwakilan di India, Moskow, Jerman, dan lainnya dan sepatutnya punya kantor di Jakarta.

Muhammad diterima para pimpinan DPR yaitu Ketua DPR Setyo Novanto, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon. Sementara itu turut hadir Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini dan anggota PKS lainnya yakni Abu Bakar Al Habsyi dan Refrizal. [wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya