Berita

Zhou Yongkang

Dunia

Setelah Menghilang Hampir Setahun, Bekas Pejabat Tinggi yang Sangat Berkuasa Ini Ditangkap Karena Korupsi

MINGGU, 07 DESEMBER 2014 | 00:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Penangkapan seorang bekas pejabat tinggi yang pernah begitu berkuasa untuk urusan keamanan dalam negeri karena terlibat dalam kasus korupsi sedang jadi pembicaraan di Republik Rakyat China.

Penangkapan mantan pejabat tinggi yang bergitu berpengaruh ini dinilai sebagai bagian dari kampanye Presiden Xi Jinping melawan korupsi. Presiden Xi memiliki kesempatan untuk mengkosolidasi kekuatannya, menyingkirkan oposisi dan membersihkan citra Partai Komunis China.

Zhou Yongkang adalah mantan kepala keamanan dalam negeri China sebelum pensiun dua tahun lalu. Sejauh ini Zhou menjadi pejabat paling tinggi yang terindikasi terlibat dalam kasus korupsi. Zhou sempat menghilang dari hadapan publik sebelum akhirnya ditangkap.


Kantor berita Xinhua melaporkan Zhou tidak sendirian diperiksa dalam kasus korupsi. Sejumlah orang yang memiliki kedekatan dengan dirinya pun kini tengah diinvestigasi.

Zhou dituduh terlibat dalam sejumlah kasus termasuk pelanggaran serius atas disiplin partai, menerima sogokan dalam jumlah besar, juga membocorkan rahasia partai dan negara. Tuduhan lain adalah melakukan perbuatan mesum dengan sejumlah wanita sebagai bagian dari transaksi korupsi.

Penangkapan Zhou yang kini berusia 70 tahun diumumkan Badan Investigasi Rakyat Tertinggi pada Jumat malam (5/12).

Juga disebutkan bahwa Zhou telah dipecat dari Komite Politbiro PKC. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya