Berita

priyo budi santoso/net

DPD II Golkar yang Datang ke Ancol Mau Bersihkan Noda di Munas Bali

MINGGU, 07 DESEMBER 2014 | 00:04 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Banyak DPD II Golkar merasa miris dengan cara-cara yang dilakukan Aburizal Bakrie Cs dalam Munas Bali, yang bisa dikatakan mencemari Partai Golkar.

Demikian disampaikan anggota Presidium Penyelamat Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, di sela-sela Munas Golkar Ancol di Hotel Mercure Ancol, Jakarta (Sabtu, 6/12).

"Mereka datang untuk kembali menegakkan nilai-nilai yang sudah ternodai Munas Bali," kata Priyo Budi Santoso.


Menurut Priyo, Presidium semakin memantapkan Munas penyelamatan Golkar. Lebih-lebih setelah Presidium bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang juga mantan Ketua Umum Golkar

"Wapres sangat positif demi demokrasi di Golkar dan itu menguatkan itikad kita menyelenggarakan Munas," kata Priyo, sambil mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan dan menteri Kabinet Kerja yang bersedia men-support keamanan Munas di Jakarta.

Priyo mengajak DPD I dan II Golkar yang lain untuk bergabung. Dia meyakinkan tak akan ada pemecatan karena hasil Munas Golkar kubu Aburizal Bakrie di Bali juga belum diakui pemerintah.

"Kepada para ketua DPD I dan DPD II untuk tetap tenang karena tidak bakalan ada pemecatan. Karena kepengurusan hasil Munas Bali belum disahkan Kemenkum HAM dan tak punya wewenang untuk memecat," demikian Priyo. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya