Berita

rieke diah pitaloka:net

Politik

Rieke: Tunda Pendataan Penduduk Sampai BKKBN Berpayung Hukum!

SABTU, 06 DESEMBER 2014 | 21:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pendataan penduduk yang akan dilakukan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada bulan maret tahun 2015 diminta untuk ditunda. Pasalnya, program yang mendapat alokasi dana Rp 500 miliar dari pemerintah itu dinilai masih belumsiap dilakukan oleh BKKBN.

Anggota Komisi IX DPR RI, Rieke Diah Pitaloka menilai persiapan pendataan seharusnya sudah dilakukan minimal 6 bulan sebelum pelaksanaan. Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa hingga saat ini penguatan terhadap lembaga ini saja belum dilakukan.

"Hal ini pada akhirnya bisa mengakibatkan tidak akuratnya pendataan dan bisa saja terjadi kebocoran anggaran pendataan sebesar Rp 500 miliar yang sudah disepakati di APBN 2015," kata Rieke dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu (Sabtu, 6/12).


Mantan calon gubernur Jabar ini menyarankan kepada pemerintah untuk mengambil langkah-langkah progresif agar pendataan penduduk yang akan dilakukan BKKBN bisa akurat dan tidak menimbulkan potensi pemborosan dan kebocoran uang negara.

"Saya mengusulkan, pertama, segera diselesaikan payung hukum BKKBN sebagai badan kependudukan, bukan sekadar mengurus program KB. Perpres turunan UU Nomor 23 Tahun 2014 yang memperkuat BKKBN sebagai badan kependudukan harus segera dikeluarkan," jelasnya.

Kedua, lanjutnya, delapan indikator yang digunakan untuk mendata oleh BKKBN harus dirombak total. Pasalnya, harus ada perspektif dan indikator baru dengan berbasis pada pendapatan/penghasilan per bulan.

"Terobosan ini perlu dilakukan agar penentuan kategori tingkat kesejahteraan rakyat lebih akurat," sambung politisi PDIP itu.

Ketiga, penentuan kepala BKKBN definitif yang tentu tidak terlibat kasus korupsi dan hukum lainnya. Ini mengingat BKKBN kini dipimpin pejabat yang sudah memasuki masa pensiun dengan status pelaksana tugas (Plt), sehingga secara hukum tidak dimungkinkan mengambil keputusan apa pun yang mengikat.

Rieke menegaskan, bahwa data penduduk sangat penting agar program tepat sasaran, karenanya pendataan penduduk jelas jadi kunci. Penguatan terhadap badan kependudukan pun sudah pasti berpengaruh terhadap kualitas pendataan.

"Sekadar saran, jika langkah-langkah di atas belum bisa dilakukan, pendataan penduduk tahun depan oleh BKKBN ditunda saja. Uang rakyat 500 M jangan disia-siakan," tandasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya