Berita

indra j piliang:net

Politik

Munas Gabungan, Jalan Keluar Konflik Internal Golkar

SABTU, 06 DESEMBER 2014 | 20:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Musyawarah Nasional (Munas) gabungan bisa menjadi opsi ketiga yang mampu mengakhiri konflik di internal partai Golkar, jika ke depan tidak ada satupun hasil kepengurusan partai yang diakui pemerintah.

Kondisi Golkar pasca Munas akan sama dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang bertarung di pengadilan. Bedanya, di Golkar belum ada yang tahu kubu mana yang akan disahkan oleh Menkum HAM.

Begitu kata Sekretaris panitia pengarah Munas IX Partai Golkar Jakarta, Indra J Piliang saat ditemui di lokasi Munas Ancol, Sabtu (6/12).


"Nanti Menkum HAM lah yang melakukan verifikasi secara administrasi dan faktual. Peluang? Kalau Munas ini, sama dengan PPP, Muktamar mereka juga berdempet waktunya. Tapi kita belum tahu apakah ada yang akan disahkan Menkum-HAM," katanya .

Menurut Indra, Munas Gabungan bisa menjadi jalan keluar konflik ini. Di Munas gabungan itu, nantinya masing-masing calon yang muncul di Munas Bali maupun Jakarta bisa saling bertarung.

"Munas Gabungan bisa jadi opsi ketiga. Calon di Bali dan di sini bertarung dalam Munas Gabungan. Tapi saya menekankan bahwa kedaulatan partai ada di tangan anggota, ini yang tidak terbaca di Munas Bali," tegasnya.

Munas Jakarta sedianya akan digelar Januari 2015. Namun karena kubu Aburizal Bakrie (Ical) sudah menyelenggarakan Munas di Bali, untuk mengejar batas waktu penyelesaikan konflik internal partai di pengadilan sampai inkrah hanya 3 bulan, maka kubu Agung Laksono Cs memajukan munas Jakarta. [jpnn/ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya