Berita

Olahraga

PON Remaja I Hanya Pertandingkan 133 Nomor

JUMAT, 05 DESEMBER 2014 | 19:12 WIB | LAPORAN:

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menetapkan 133 nomor pertandingan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja Pertama 2014 di Jawa Timur.

Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Suwarno mengatakan keputusan soal banyaknya nomor olahraga yang dilagakan tersebut telah dikordinasikan dengan KONI Jatim sebagai tuan rumah. "Sebenarnya ada banyak cabang olahraga yang ingin ikut. Tapi karena dananya juga terbatas, jadi kami belum bisa mewadahi seluruhnya. Sedangkan total nomor pertandingan kami pastikan ada 133 nomor," ujar Suwarno di Kantor KONI Pusat, Jumat (5/12/2014).

PON Remaja I Jatim yang diselenggarakan tanggal 9 Desember-15 Desember 2014 akan mempertandingkan 14 cabang olahraga, yaitu anggar, bola basket, bulu tangkis, loncat indah, panahan, renang, sepak bola, atletik, voli pantai, judo, menembak, pencak silat, senam, dan tenis meja.


PON Remaja dicetuskan pertama kali oleh KONI Pusat dalam Rapat Anggota Tahunan KONI Pusat 2013. Tujuannya untuk meningkatkan dan mengembangkan prestasi olahraga nasional khususnya usia muda.

KONI Pusat menilai perlu adanya proses pembinaan yang berjenjang dan berkesinambungan. Terlebih saaat ini di tingkat Asia telah terselenggara multievent olahraga untuk usia remaja seperti Asian Youth Games, sementara di tingkat dunia telah diselenggarakan Youth Olimpic Games. Maka itu, atlet-atlet yang ikut pun batas usianya minimal 12 tahun maksimal 17 tahun per 31 Desember tahun ini.

Sejalan dengan perkembangan keolahragaan di tingkat internasional itu, makanya KONI Pusat menilai perlu dibuatnya penyelenggaran PON Remaja ini.

"Setidaknya melalui PON Remaja ini diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet elite nasional yang bisa disiapkan di ajang multicabang internasional seperti antara lain Asian Youth Games dan Youth Olimpic Games," jelas Suwarno.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya