Berita

adnan pandu praja/net

Hukum

Jubir KPK: Pak Adnan Hanya Keseleo Lidah

JUMAT, 05 DESEMBER 2014 | 18:38 WIB | LAPORAN:

Jurubicara KPK, Johan Budi SP meluruskan kabar mengenai penetapan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), Boediono sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) dan dana talangan untuk Bank Century.

Johan menegaskan bahwa kabar yang sebelumnya diutarakan oleh Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja tersebut tidak benar.

"Penjelasan Pak Pandu bukan itu. Jadi tidak benar Pak Boediono menjadi tersangka," kata Johan Budi di Kantor KPK Jakarta, Jumat (5/12).


Johan menjelaskan bahwa apa yang dilakukan Adnan Pandu hanya merupakan kesalahan teknis alias salah sebut.‎ Mengenai status Boediono, Adnan hanya keseleo lidah atau "slip of tounge".

"Maksud dia mengenai prestasi KPK dalam konteks pemberantasan korupsi tidak mengenal sekat-sekat lagi," sambung Johan Budi.

Lagian, menurut Johan, sejak vonis Budi Mulya, pihaknya belum melakukan gelar perkara mengenai tindak lanjut perkara Century. Artinya, sejauh ini Boediono belum tersangka.

"Kasus Century masih menunggu proses banding Budi Mulya. Sejauh mana putusan hakim maka pengembangan kasus Century akan dilihat dari putusan berkekuatan hukum tetap terkait perkara Budi Mulya. Itu yang disampaikan Pak Pandu," terangnya.

Soal mengapa, Pandu tidak memberi klarifikasi secara langsung, Johan Budi tidak memberi penegasan.

"Pak Pandu ternyata masih mempercayai saya selaku jubir KPK untuk memberi penjelasan," jelasnya sembari menambahkan tak menyalahkan jurnalis yang memberitakan itu.[wid]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya