Berita

syarief hasan/net

Politik

Menyusul, Demokrat Ikut Tinggalkan KMP

JUMAT, 05 DESEMBER 2014 | 12:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Demokrat kecewa dengan hasil Musyawarah Nasional (Munas) Golkar di Bali yang memutuskan bahwa partai beringin itu akan terus mendukung RUU Pilkada. Ini mengingat mantan Presiden SBY, yang juga ketua umum Demokrat, telah mengeluarkan Perppu untuk mengganti RUU itu.

"Ya sangat kecewa. Kita kan sudah komitmen bahwa kita (KMP) mendukung Perppu. Kalau mereka kembali memperjuangkan Pilkada lewat DPRD itu sama aja ingkar. Sangat disayangkan," ujar Ketua Harian Demokrat Syarief Hasan, saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 5/12).

Sikap Golkar ini akankah membuat Demokrat keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP)?


Syarief meluruskan bahwa sejak awal Demokrat tidak berdiri dia ntara kedua kubu tersebut. Demokrat berdiri sebagai penyeimbang, yaitu mendukung semua keputusan yang pro rakyat dan menolak semua putusan yang merugikan rakyat.

"Sejak awal kami tidak di KMP atau KIH. Tapi di isu-isu tertentu bisa sama-sama di kmp dan tidak menutup kemungkinan di KIH, karena kami partai penyeimbang," jelas mantan Menkop dan UKM itu.

Dengan mengusung sikap ini Demokrat, kata Syarief, tidak keberatan jika disebut bermain di dua kaki. Menurutnya, sepanjang kebijakan itu sesua dengan visi misi Demokrat dan memiliki keberpihakan strategi pada rakyat akan terus didukung.

"Ya terserah kami penyeimbang, yang pasti kami bukan oposisi," tandasnya.

Dijelaskan lagi oleh Syarief bahwa saat ini Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas akan segera menjalin komunikasi dengan kubu PDIP.

"Ketua fraksi Demokrat akan berkomunikasi dengan PDIP," tandasnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya