Berita

Olahraga

Pemilik Matador Football Club Bantah Ikut Galanesia

JUMAT, 05 DESEMBER 2014 | 10:46 WIB | LAPORAN:

Pemilik Matador Football Club, Heru Pujihartono menegaskan, klubnya tidak akan pernah berpartisipasi pada apa yang disebut sebagai Galanesia. Galanesia konon hampir sama dengan Lipa Primer Indonesia (LPI).

"Saya sendiri bingung, apa itu Galanesia? Opo meneh iku?," ujar Heru di Jakarta, Jumat (5/12).

Heru mengaku terkejut ketika dikabari rencana keikutsertaan Matador FC pada Galanesia yang disebut-sebut akan melibatkan 12 tim itu. Ke-12 klub tersebut adalah Persebaya 1927, Matador FC Jakarta, Semarang United, Persita Muda Kendal, Bandung FC, Real Malang, Bali Devata Royal, Freeport Papua, Dortmund Atjeh, Ken Arok FC Bojonegoro, Kapuas Wolves Kalimantan, Bremen Makassar, dan Trans Mitra Manado.


Galanesia diidentikan sebagai sebuah kompetisi ‘gaya baru’, yang menyempal dari kompetisi resmi milik federasi, PSSI. Ini mirip dengan kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI), yang bertentangan dengan regulasi PSSI dam ketentuan FIFA. Dari penelusuran media, liga ini akan dikelola oleh CV Adhi Lihur Indoliga.

Kompetisi yang pastinya melanggar Statuta FIFA ini hebatnya lagi disebut-sebut akan ditayangkan oleh Kompas TV tanpa diacak.

"Sebelumnya saya bahkan tidak tahu sama sekali mengenai hal ini. Karena itu, sudah saya sampaikan juga kepada pak La Nyalla Mattalitti selaku wakil ketua umum PSSI, bahwa saya sama sekali tidak mengetahui pencatutan nama Matador FC itu," ungkap Heru.

Oleh karena itu pula, Heru yang kini aktif dalam kepengurusan PB Muaythai Indonesia (PB MI) dan PB Wadokai, tak ragu untuk mengeluarkan bantahan. Sikapnya itu juga didukung oleh La Nyalla Matalitti.

Dalam pernyataan resminya, Heru Pujihartono menyatakan bahwa Matador FC yang berada di bawah naungan badan hukum HM. Jakarta Sportindo tidak pernah berkeinginan menjadi kontestan Galanesia.

PT HM Jakarta Sportindo adalah pengelola resmi Matador FC. Yang tercantum sebagai salah satu peserta Liga Galanesia adalah bukan klub kami. Matador FC milik kami hanya akan tunduk dan patuh terhadap kompetisi resmi binaan PSSI," jelas Heru Pujihartono.

Matador FC terakhir berkiprah di kompetisi Divisi I Liga Indonesia, yang sejak musim 2014 berada dalam naungan kompetisi Liga Nusantara. Heru Pujihartono juga menerangkan, bahwa manajemen Jakarta Matador FC sudah membentuk tim sepakbola wanita untuk mendukung program pembinaan sepakbola wanita yang sedang digelorakan oleh PSSI.

"Tim sepakbola wanita Matador FC berlatih di Stadion Yon Armed 8, Jember, Jawa Timur. Pemusatan latihan kami mulai 17 Desember nanti," ungkap Heru, mengurai keseriusannya ‘menggeber’ pembinaan sepakbola wanita.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya