Berita

golkar/net

Suara Golkar Bukan Lagi Suara Rakyat

RABU, 03 DESEMBER 2014 | 11:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Pemecatan kader yang dinilai bersebrangan dengan Aburizal Bakrie menunjukkan pimpinan Golkar merapkan politik bumi hangus. Artinya, kader yang kritis terhadap keputusan penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Bali secara otomatis dipecat demi kelanggengan penguasa.

"Ini budaya kekerasan struktural yang tidak baik bagi Golkar sendiri. Islah atau rekonsiliasi tidak dipercaya lagi atasi konflik," ujar pengamat politik dari Indostrategi Andar Nubowo kepada (Rabu, 3/12).

Tidak hanya itu, pemecatan ini juga melibatkan sejumlah kader yang kini duduk di parlemen seperti Nusron Wahid, Agun Gunanjar, Zainuddin Amali, dan Agus Gumiwang. Secara otomatis keempat anggota dewan itu akan di PAW (Pergantian Antar Waktu).


Jika PAW benar dilakukan, maka tagline "Suara Golkar Suara Rakyat" telah gugur. Ini mengingat Golkar tidak lagi merepresentasikan suara rakyat yang memilih para anggota dewan itu. Apalagi di satu sisi, Golkar juga menjadi leader pengesahan UU Pilkada lewat DPRD.

"Publik tidak banyak lagi berharap kepada Golkar sebagai partai besar penyangga demokrasi. Publik susah untuk percaya lagi terhadap slogan 'Suara Golkar, Suara Rakyat', sebab faktanya segelintir elite sajalah yang menyetir dan menguasai partai ini," lanjut pengajar FISIP UIN Jakarta itu.

Jargon "the party of ideas" yang dikembangkan Ical juga turut dipertanyakan. Pasalnya, gelaran Munas tidak menunjukkan kebijaksanaan dalam menanggapi keberagaman ide, pendapat, dan gagasan politik.

"Slogan PG adalah the party of ideas yang dikembangkan Ical sendiri juga sekadar lipstik politik belaka. Perbedaan ide dihukumi sebagai sebuah ancaman dan pemecatan," tandasnya. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya