Berita

ilustrasi/net

Laporan BPK Jadi Modal Membongkar Berbagai Korupsi Anggaran

RABU, 03 DESEMBER 2014 | 07:11 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penggunaan anggaran selama masa periode pemerintahan 2009-2014 mengindikasikan hilangnya trilunan rupiah uang negara yang menjadi salah satu penyebab defisitnya kas negara.

"Ikhtisar hasil pemeriksaan lima Tahun terhadap pemerintah yang lama oleh BPK  sangat penting bagi pemerintahan Jokowi-JK, yaitu sebagai bahan masukan dalam membuat rencana dan kebijakan terutama terkait pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara," kata anggota Komisi IX dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, beberapa saat lalu (Rabu, 3/12.

Temuan BPK ini juga, lanjut Rieke, menjadi salah satu modal untuk membongkar aktor-aktor yang terindikasi membuat kas negara morat-marit. temuan BPK ini juga merupakan pintu masuk untuk membongkar berbagai dugaan kasus korupsi dan menyeret pelaku ke persidangan, hingga sanksi hukum yang tak boleh tebang pilih.


Pada Paripurna DPR RI Selasa kemarin (2/12), Ketua BPK RI menyerahkan "Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester I Tahun 2014. Dalam pemeriksaan yang dilakukan BPK selama lima tahun BPK telah menerbitkan 6.900 Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), dengan total 40.854 kasus dan potensi kerugian senilai Rp 112,57 triliun. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya