Berita

Hukum

Danpuspomal Cek Anggota TNI AL yang Dicokok KPK

SELASA, 02 DESEMBER 2014 | 16:24 WIB | LAPORAN:

Komandan Pusat Polisi Militer TNI AL (Danpuspomal), Laksamana Pertama Gunung Heru muncul di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (2/12) sore.

Gunung tiba sekitar pukul 15.40 WIB tadi menggunakan mobil dinas Ford 43-00. Dia datang bersama sejumlah staf dan ajudannya. Dia lalu masuk melalui lobi utama Kantor KPK Jakarta.

Sementara itu, Laksamana Pertama Manahan yang dikonfirmasi terpisah mengatakan pihaknya belum mengetahui siapa anggotanya yang ikut dicokok KPK bersama Ketua DPRD Bangkalan.


"Kami belum tahu. saya belum tahu pangkatnya, jabatannnya, dinas dimana. kita tanya sekarang," terang dia dihubungi melalui sambungan telepon.

Dia membenarkan jika anggotanya yang dicokok akan disidik di Pengadilan Militer.

"Ya saya kira itu betul karena KPK kan tidak bisa menyidik TNI. Dia kan punya pidana militer sendiri. Nanti kita sidik," tandasnya.

Diduga, kehadiran Gunung untuk memastikan dan menjemput seorang oknum TNI AL yang turut ditangkap KPK bersama Ketua DPRD Bangkalan, Fuad Amin, pada Senin (1/12).

Sebelumnya, Ketua KPK, Abraham Samad menyatakan, dalam operasi tangkap tangan terhadap mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin pada Senin (1/12), pihaknya turut mengamankan seorang anggota TNI AL dan seorang dari pihak swasta. Hal itu diungkapkan Ketua KPK, Abraham Samad di sela-sela kegiatan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi Tahun 2014 di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (2/12).

"Ini kita masih dalam proses ada tiga atau empat orang yang diamankan, ada satu oknum TNI AL, satu swasta, dan satu penyelenggara negara," kata Samad kepada wartawan.[wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya