Berita

Olahraga

Menpora akan Buka Seminar Standarisasi

SELASA, 02 DESEMBER 2014 | 10:09 WIB | LAPORAN:

Menpora Imam Nahrawi diharapkan membuka acara seminar yang digelar Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat bertema 'Evaluasi Prima dan Standarisasi Prestasi Sebagai Pondasi Sukses Asian Games 2018' di Hotel Twin Plaza, Jakarta, Rabu (3/12).

"Kita berharap Menpora membuka seminar yang dilaksanakan menyambut penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018," ujar Ketua Panitia Seminar Azhari Nasution di Jakarta.

Dari hasil seminar ini, kata Azhari, diharapkan prestasi olah raga Indonesia bisa lebih meningkat di Asian Games 2018.  Beberapa pembicara yang akan memaparkan adalah Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman, Ketua KOI Rita Subowo, Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot Dewa Broto, Sekjen PWI Pusat Hendry Ch Bangun, DR Rosi Nurasjati dan perwakilan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Jasa- Pemerintah (LKPPI).


Menurut Azhari, semua pengurus induk cabang olahraga (PB/PP) dilibatkan pada seminar tersebut. Itu belum termasuk perwakilan atlet, pelatih, pengamat olahraga dan wartawan olahraga. "Kira-kira jumlah peserta sekitar 100 orang," imbuh Azhari yang berpengalaman menggelar seminar sejak awal 2000-an.

Pada seminar ini juga ditekankan betapa pentingnya keberadaan Satlak Prima. Sebab, lembaga bentukan Kemenpora ini yang bertugas menyeleksi atlet pelatnas tampil di berbagai kejuaraan multievent internasional, seperti SEA Games, Asian Games dan Olimpiade.

"Prima itu kan dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres). Jadi, atlet dan pelatih yang menghuni Prima itu harus benar-benar berkualitas sesuai dengan standard. Yang pasti Prima itu tempat terhormat," jelasnya.

Dia juga mengungkapkan berbagai pihak juga menilai Satlak Prima belum maksimal dalam menjalankan kinerjanya. Bahkan, lembaga yang saat ini dipimpin Suwarno tersebut tak memiliki standar baku dalam menentukan uang saku atlet pelatnas. Sejauh ini, biaya yang diterima atlet dipukul rata ketika mengikuti ajang internasional seperti SEA Games, Asian Games dan Olimpiade. Padahal, tingkatan event tersebut jelas-jelas berbeda, yakni Asia Tenggara, Asia dan dunia.[wid]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya