Berita

ilustrasi/net

Kode Nusa Desak Pemerintah Juga Fokus Bangun Daerah

SENIN, 01 DESEMBER 2014 | 15:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Selama ini, pembangunan nasional lebih banyak dipusatkan di ibukota. Sementara kondisi pembangunan di daerah sangat memprihatinkan.

"Kami puluhan organisasi mahasiswa daerah yang tergabung dalam kode nusa siap secara lahir batin untuk mengembalikan fitrah pembangunan nasional ke daerah agar bangsa kita kuat dalam menghadapi era kompetitif," kata Muhamad Syafii Pasaribu dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 1/12).

Muhamad Syafii Pasaribu adalah Ketua Pelaksana deklarasi Konfederasi Organisasi Daerah Nusantara (Kode Nusa). Deklarasi ini digelar di Aula Utama, Student Center, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Kamis lalu (27/11).


Hasil deklarasi ini juga meminta pemerintahan pusat lebih memperdulikan daerah. Misalnya dengan memberikan wewenang yang proporsional agar pembangunan daerah menjadi penggerak utama pembangunan nasional.

Lebih-lebih, menurut Muhammad Syafii, tidak ada jalan keluar lain bagi bangsa Indonesia ketika menghadapi kompetisi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, selain kembali pada kearifan lokal dan menjadikan daerah sebagai basis kekuatan ekonomi nasional.

Selain menggelar deklarasi, acara ini juga diisi dengan Dialog Publik yang dihadiri oleh pembicara Moksen Serfefa (mantan Asisten Staf Khusus Presiden asal Papua), Dahnil Anzar Simanjuntak (Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah) dan Edrida Pulungan (Speech Writer ketua DPD RI), juga dihadiri oleh ratusan mahasiswa.

Selain itu juga menampilkan kesenian dari masing-masing daerah, seperti pentas seni debus dari mahasiswa Banten, tarian selamat datang dari mahasiswa Minang, tarian tor tor dari Sumatera Utara dan nyanyian daerah dari mahasiswa Maluku. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya