Berita

joko widodo/net

Hukum

SELEKSI KOMISIONER

KPK Jadi Korban Politik DPR

MINGGU, 30 NOVEMBER 2014 | 22:13 WIB | LAPORAN:

DPR belum juga melakukan proses pemilihan pimpinan KPK guna mencari pengganti Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas yang habis masa jabatannya 6 Desember nanti.

Indonesian Corruption Watch (ICW) menilai, perseteruan antara Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih diyakini punya andil dalam terhambatnya pemilihan pimpinan KPK.

"DPR ini punya PR (pekerjaan rumah), dan sampai sekarang tidak selesai. KPK bisa menjadi korban ketidakjelasan sikap politik para politikus Senayan," ungkap peneliti ICW Lalola Easter dalam jumpa pers di kantornya, Kalibata, Jakarta, Minggu (30/11).


Dia menjelaskan, berdasarkan pasal 30 ayat 10 Undang-Undang 30/2002 tentang KPK, DPR wajib memilih dan menetapkan pimpinan KPK dalam waktu paling lama tiga bulan sejak presiden menyerahkan nama bakal calon. Hal ini jelas menggugurkan alasan DPR yang ingin dilibatkan dalam proses seleksi sejak awal.

"Apalagi, sekarang calonnya hanya dua. DPR bisa saja dengan mudah memilih karena seleksi sudah dilakukan oleh panitia seleksi," kata Lola.

Menurutnya, hal itu sengaja dilakukan DPR
untuk melemahkan KPK. Perseteruan antara dua kubu koalisi ditengarai hanya kedok untuk menghambat kerja KPK ke depan.

"KPK jadi korban politik DPR. Bisa saja KMP dan KIH tidak berseteru hanya ingin menghambat saja," tegasnya.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya