Berita

joko widodo/net

Politik

Wakil Ketua DPR Sarankan Presiden Siapkan Reshuffle dalam 3-6 Bulan

SABTU, 29 NOVEMBER 2014 | 11:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sejatinya, tidak ada kegaduhan dalam hubungan DPR RI dan Pemerintah sekarang ini. Kegaduhan justru diciptakan oleh orang-orang di sekitar Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meski baru menjabat sudah gemar menabrak aturan hukum.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, dalam diskusi bertajuk "Wajah Politik Kita" di Cikini, Jakarta, Sabtu (29/11).

Dia mengatakan, kegaduhan paling nyata diakibatkan para menteri Kabinet Kerja. Contoh kasus diantaranya, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly, yang melanggar UU terkait pengesahan kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pimpinan M Romahurmuzy. Juga Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Tedjo Edhi Purdijatno, yang meminta Polri tidak mengizinkan pelaksanaan Musyawarah Nasional Partai Golkar di Bali.


"Presiden sebaiknya siapkan rencana reshuffle (perombakan kabinet), dalam misalnya tiga sampai enam bulan, evaluasi mana menteri yang jalan, tidak jalan, mana yang cuma pencitraan dan mana yang benar-benar bekerja," saran Fadli.

Dia juga menyarankan Presiden Jokowi, mengangkat orang-orang yang betul-betul mengerti hukum dan tidak suka menabarak aturan. Presiden jangan lagi mengangkat orang-orang yang berkapasitas biasa-biasa saja.

"Kalau saja ada orang-orang seperti Saldi Isra, Irman Putra Sidin, atau Yusril," sebut Fadli Zon. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya