Berita

fadli zon/net

Politik

Fadli Zon: Kegaduhan Diakibatkan Tindakan Menabrak UU

SABTU, 29 NOVEMBER 2014 | 09:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

"Kegaduhan" dalam politik harus dilihat sebagai sesuatu yang biasa. Dalam negara demokrasi maju di Eropa pun terjadi dinamika.

Namun harus diperhatikan, apakah dinamika politik itu akan menuju kebaikan atau malah melahirkan kekacauan yang menuju tatanan politik lebih jelek dari sebelumnya.

Demikian dikatakan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, dalam diskusi bertajuk "Wajah Politik Kita" di Cikini, Jakarta, Sabtu (29/11).


"Kita harus melihat fungsi-fungsi institusi yang ada, fungsi Kepresidenan dan DPR misalnya. Kritik dari DPR itu bukan kegaduhan, tapi fungsi. Fungsi yang dijamin oleh konstitusi," tegasnya.

Fadli mencontohkan betapa gaduhnya parlemen negara demokrasi maju, misalnya Inggris. Negara demokrasi menganggap perdebatan politik sebagai hal yang biasa.

Namun, dia tegaskan pula, ada "kegaduhan" yang bersifat negatif. Kegaduhan itu berbentuk ketidakjelasan dalam pernyataan dan tindakan yang menabrak UU, aturan main, dan anomali atau di luar kewajaran.

"Inilah yang harus diperbaiki," sebut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya