Partai Golkar adalah partai besar dalam sejarah bangsa. Kiprah dan karyanya dalam pembangunan Indonesia tak terbantahkan. Partai Golkar juga berhasil mentransformasi dirinya menjadi partai modern serta menjadi pilar penting demokratisasi di era reformasi.
Melihat kerasnya konflik di tubuh Golkar belakangan ini, sekelompok politisi muda Golkar, yang menamakan diri Kaukus Muda "Purna Cipayung Plus", menegaskan bahwa Golkar merupakan aset besar bangsa yang harus terus dijaga.
Mereka menyampaikan keprihatinan mendalam dan berharap konflik tersebut tidak sampai pada perpecahan Partai.
Beberapa pokok pikiran mereka sampaikan lewat rilis yang diterima redaksi. Pertama, menyerukan segenap elite Golkar tetap berpegang pada aturan organisasi, khususnya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, dan membuka ruang dialog dalam semangat menjaga keutuhan Partai.
Kaukus Muda juga meminta pemerintah tidak mengintervensi Partai Golkar, karena akan berakibat buruk pada demokrasi di Indonesia. Intervensi kekuasaan dalam partai politik manapun, merupakan tindakan kontra demokrasi dan pelanggaran hukum.
Para mantan aktivis mahasiswa ini ikut menyesalkan terjadinya aksi kekerasan pada Sidang Pleno DPP Partai Golkar beberapa hari lalu, serta menyerukan semua pihak menahan diri dari tindakan kekerasan dalam bentuk apapun, karena akan semakin mencoreng nama baik partai.
"Sebagai parpol tertua serta paling modern, seyogyanya Partai Golkar dapat menunjukkan kedewasaan berpolitik, sekaligus menjadi tauladan dalam dunia politik nasional," kata mereka.
"Sebagai kader Partai yang berasal dari organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan nasional, kami berkeyakinan Partai Golkar tetap menjadi tujuan utama anak-anak muda berkualitas dalam berpolitik," tandas mereka.
Kaukus Muda Purna Cipayung Plus†Partai Golkar terdiri tokoh-tokoh aktivis muda seperti Ton Abdillah Has (Ketua Umum PP Angkatan Muda MDI/Mantan Ketua Umum DPP IMM), Emanuel Herdyanto MG (Tim Hukum DPP Partai Golkar/Mantan Sekjen PP PMKRI), Hadi Susanto (Ketua DPP AMPG/Mantan Bendahara Umum DPP BKPRMI), Aminullah Siagian (Bendum PP AMMDI/Ketua Umum HIMA Alwasliyah) dan Fahman Habibie (Wasekjen DPP AMPI).
[ald]