Berita

ilustrasi/net

Politik

Poros Muda Golkar Sarankan Munas di Hari Valentine

SABTU, 29 NOVEMBER 2014 | 07:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Poros Muda Golkar memberikan apresiasi tinggi atas rekomendasi Dewan Pertimbangan yang dipimpin Akbar Tanjung yang meminta agar Munas IX yang rencananya digelar besok (30 November 2014) diundur.

Sejalan dengan itu Poros Muda Partai Golkar, melalui jurubicaranya, Andi Sinulingga, meminta agar tokoh Golkar terdiri dari Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Akbar Tanjung dan Ketua Mahkamah Partai, Muladi, menjadi inisiator konsensus di antara kedua belah pihak yang bersengketa dan dapat mengajak kedua belah pihak untuk menjaga soliditas Golkar.

"Proses pelaksanaan Munas harus dikembalikan pada mekanisme yang ada. Kepanitiaan Munas dan materi-materi yang akan dibahas dalam Munas harus disepakati di rapat pleno DPP secara terbuka dan demokratis," ujar Andi dalam rilisnya.


Setelah DPP Golkar menyatu kembali, lanjut Andi, seluruh kader atau pengurus Golkar yang dipecat mesti direhabilitaso sehingga semangat kebersamaan dan kekeluargaan Partai Golkar dapat erat kembali.

Poros Muda berpendapat, agar persiapan Munas berlangsung dengan baik, sebaiknya Munas tidak dilakukan bulan ini sebagaimana rekomendasi Wantim Golkar dan juga tidak dilaksanakan pada bulan Januari seperti kehendak kubu Agung Laksono, melainkan dilaksanakan pada 14 Februari 2015.

"Agar suasana Munas penuh dengan semangat kasih sayang sesama kader partai. Seperti semangat Valentine (hari kasih sayang internasional 14 Februari)," ungkapnya.

Diharapkannya dalam usul itu, seluruh kader Partai Golkar dapat mengikuti Munas dengan baik, dan semua kader partai dapat berkompetisi dalam dinamika yang sehat, fair dan demokratis sehingga lahir pemimpin baru Partai Golkar yang bukan hanya berkualitas tapi juga dengan legitimasi kuat. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya