Berita

ilustrasi/net

Politik

Aktivis 98: Tindakan Polisi Membahayakan Demokrasi Indonesia

JUMAT, 28 NOVEMBER 2014 | 22:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tindakan aparat Polri yang sangat represif terhadap mahasiswa yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mendapat kutukan dari segala penjuru.

"Kami mengutuk tindakan biadab polisi, karena perjuangan mahasiswa menolak kenaikan BBM adalah semata-mata untuk memperjuangkan suara rakyat yang memang semakin sulit kehidupannya," kata eksponen gerakan reformasi 98, Ahmad Kasino, dalam pesan singkat kepada wartawan, Jumat (28/11).

Menurut dia, sudah sepantasnya Polri berada di bawah Departemen Dalam Negeri supaya lebih bersikap "sipil" ketimbang militeristik.  Ia menyebut kekerasan polisi terhadap aksi-aksi protes mahasiswa di berbagai daerah sudah sangat membahayakan kehidupan demokrasi Indonesia.


Contohnya, perilaku tidak beradab anggota polisi yang merusak fasilitas mushala As Syakirin RRI di Kota Pekanbaru, Riau, saat menangani unjukrasa mahasiswa, dan tindakan represif yang mengakibatkan wafatnya warga Makassar waktu aksi menolak kenaikan harga bersama mahasiswa UMI Makassar.

Sedangkan terkait kebijakan harga BBM yang membuat beban ekonomi rakyat kecil semakin berat, dia mendesak Presiden Joko Widodo berani mencopot menteri-menteri bidang ekonomi yang bermahzab neoliberalisme, yang malas berpikir mencari solusi defisit anggaran selain menaikkan harga BBM. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya