Berita

net

Politik

Priyo: Upaya Mencemari Tradisi Golkar Harus Dihentikan

KAMIS, 27 NOVEMBER 2014 | 17:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Organisasi pendiri Partai Golkar menganjurkan semua pihak, utamanya para pimpinan tertinggi Partai Golkar, untuk mengedepankan aspek kekeluargaan, gotong royong, solidaritas dan kebersamaan yang selama ini jadi ciri khas Partai Golkar.

Demikian disampaikan Ketua Umum Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Priyo Budi Santoso, dalam konferensi pers di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (27/11).

Priyo hadir dalam jumpa pers itu bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957, HR Agung Laksono; Ketua Presidium Depinas Soksi, Laurens Siburian, dan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MKGR, Zainal Bintang. Agung Laksono sendiri yang menjabat Ketua Presidium Penyelamat Partai Golkar.


"Tidak mungkin kami bisa terima model-model yang bertentangan dengan aspek yang kami sebutkan. Model-model yang bisa mencemari tradisi Partai Golkar harus dihentikan. Golkar harus tetap mengedepankan azas gotong royong dan solidaritas dan disesuaikan dengan substansi AD/ART," tegasnya.

Sedangkan berkenaan penyelengaraan waktu Munas IX Golkar, yang diputuskan kubu Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie digelar pada 30 November di Bali, pihaknya meminta ditunda dan menunggu adanya pembicaraan lebih solid untuk kedepankan ciri-ciri khas Golkar yaitu kekeluargaan, gotong royong, solidaritas dan kebersamaan. [ald] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya