Berita

dradjad h wibowo/net

Dradjad H Wibowo: Kerusuhan di DPP Golkar Sudah Mirip Kudatuli

KAMIS, 27 NOVEMBER 2014 | 08:42 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kerusuhan di DPP Golkar sudah mirip Kudatuli kedua.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad H Wibowo, kepada beberapa saat lalu (Kamis, 27/11).

Kudatuli yang dimaksud merupakan kepanjangan Kerusuhan 27 Juli, yang terjadi di tahun 1996. Peristiwa ini merujuk pada penyerangan kantor DPP PDI, di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.


Kantor DPP PDI, yang terletak di Jalan Diponegoro 58 Jakarta Pusat itu dikuasi oleh pendukung Megawati Soekarnoputri. Sementara  penyerbuan dilakukan oleh massa pendukung Soerjadi, yang merupakan Ketua Umum versi Kongres PDI di Medan. Banyak yang percaya, di antara massa penyerang itu adalah aparat polisi dan TNI.

Banyak juga yang percaya, pemerintahan Presiden Soeharto yang berkuasa saat itu, melalui aparatnya, berada di balik penyerangan tersebut. Tujuan mereka adalah melemahkan kekuataan oposisi dan menggulingkan Megawati.

"Sangat ironis karena (kerusuhan di DPP Golkar) terjadi ketika PDI Perjuangan menjadi partai pemerintah," ungkap Dradjad.

Lebih-lebih, lanjut Dradjad, ditambah dengan pernyataan-pernyataan Menko Polhukam Tedjo Edhi, yang meminta polisi tak mengeluarkan izin Munas Golkar di Bali, yang sepertinya menunjukkan ia tidak demokratis dan kurang menguasai UU. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya