Berita

pramuka

Komisi X Dukung Gagasan Kwarnas Gerakan Pramuka

SELASA, 25 NOVEMBER 2014 | 22:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Komisi X DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, siang tadi (Selasa, 24/11). RDPU ini beragendakan Implementasi UU No. 12/2010 tentang Gerakan Pramuka.

Ketua Komisi X Teuku Riefki Harsya mendukung usulan Kwarnas Gerakan Pramuka, yang menginginkan perubahan sistem penganggaran swakelola di bawah Kemenpora menjadi dana hibah melalui Kantor Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) alias Kesra. Komisi X meminta Menko PMK dan kementerian terkait untuk mendukung upaya gerakan pramuka dalam penguatan kelembagaan dan penganggaran.

"Kemenko PMK sebaiknya segera mengkonsolidasikan program-program dan anggaran pendidikan kepramukaan yang tersebar di berbagai kementerian agar bisa berada di bawah koordinasi Kwarnas Gerakan Pramuka," ujar Riefky saat ditemui usai RDPU di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 25/11).


Politisi Demokrat ini menambahkan bahwa Komisi X akan mendukung persiapan Jambore Nasional 2016 dan Raimuna Nasional 2017 yang akan diadakan di Buperta Cibubur dan diikuti 50 ribuan generasi muda dari pelosok nusantara.

"Kami sangat mendukung persiapan dan pelaksanaan Jambore Nasional 2016 dan Raimuna Nasional pada 2017 mendatang," tandasnya.

Hadir dalam RDPU itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault bersama 20 jajarannya dan perwakilan anggota DPR komisi X dari seluruh  Fraksi kecuali anggota DPR dari fraksi PDIP dan Fraksi Hanura.

Dijelaskan mantan Menpora itu bahwa inti dari RDPU itu adalah meminta dukungan kepada komisi X dan pemerintah terkait swakelola dana untuk terwujudnya Gerakan Pramuka yang relevan.

"Gerakan Pramuka untuk membantu pembentukan karakter bangsa dan tentunya kami sangat membutuhkan dukungan Komisi X dan pemerintah untuk untuk pembentukan Master Plan Gerakan Pramuka 2015-2045," ucapnya.

"Kami mempunyai, anggota  22 juta yang tersebar di seluruh Indonesia. Sistem swakelola Kemenpora menyulitkan langkah pelaksanaan program kepramukaan yang sangat dinamis. Untuk itu perlu dipindah menjadi dana hibah melalui kantor Kemenko PMK (Kesra). Karena GP bukan organisasi ke pemudaan," tandas Adhyaksa. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya