Berita

Sabam Sirait Berpesan agar Ahok Jaga Semangat Nasionalisme

SABTU, 22 NOVEMBER 2014 | 17:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Semua rakyat Indonesia, dan terutama lagi para politisi dan pemegang kebijakan, harus benar-benar menjaga semangat nasionalisme.

Demikian disampaikan politisi senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait di kediamannya di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan (Sabtu, 22/11). Secara khusus, pesan Sabam ini disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama.

Ahok, bersama ratusan orang lain yang juga ada beberapa anggota DPR RI dan DPRD DKI Jakarta, berada di kediaman Sabam untuk menghadiri syukuran atas kesehatan Sabam. Beberapa pekan terakhir ini Sabam sempat dirawat di Rumah Sakit Gleneagles Hospital and Medical Centre, Singapura, dan menjalani operasi tulang belakang yang patah setelah terjatuh dari kamar mandi.


Hubungan Ahok dengan Sabam sudah terjalin sangat lama. Saat maju dalam Pilkada DKI Jakarta pada 2002, Ahok dan juga Jokowi meminta restu dan arahan dari Sabam, dengan langsung mendatangi kediamannya.

"Bicara soal Jokowi dan Ahok, eh sekarang Jokowi sudah jadi presiden. Ini si Ahok jadi gubernur," kata Sabam, yang disambut tawa hadirin dan juga senyum sumringah Ahok.

Setelah dirawat, politisi senior ini nampak ceria saat menyampaikan sambutan. Dia bahkan terlihat semangat saat memulai membuka sambutan dengan memekikkan kata "Merdeka."

Kembali pada soal nasionalisme, Sabam berkisah saat ia menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung di era Orde Baru. Saat itu ia mengunjungi Pulau Sabang di Aceh.

"Pulau itu mau dijual, Saudi Arabia mau beli. Saya datang ke sana. Dan jelas saya bilang saat itu ke gubernurnya, tak boleh dijual. Dan tak dijual sampai sekarang," kata Sabam.

Sabam merupakan pendiri PDI, sebelum berubah menjadi PDI Perjuangan. Selama ini Sabam menjadi tauladan politisi dari generasi berikutnya karena keyakinan bahwa politik itu suci dan menjadi medium untuk mensejahterakan rakyat. Sabam pun sudah bukan lagi politisi biasa, namun merupakan negarawan yang pikiran, gagasan dan tindakannya ditunjukkan buat kepentingan bangsa dan negara yang lebih luas. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya