Berita

lalu mara/net

Lalu Mara: Munas Golkar Digelar November karena Aspirasi Daerah

JUMAT, 21 NOVEMBER 2014 | 16:05 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar dimajukan menjadi pada 30 November 2014, dari yang sebelumnya diagendakan digelar pada Januari 2015, didasari karena aspirasi dari daerah.

"Asspirasi dari daerah yang disampaikan oleh peserta Rapimnas dan dibahas di Komisi A. Sebagai Wakil Sekjen, saya menghormati aspirasi dan keputusan itu," kata Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Lalu Mara Satria Wangsa, kepada RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 21/11).

Dengan demikian, lanjut Lalu Mara, tidak benar bila dikatakan agenda ini disusun untuk memuluskan langkah Aburizal Bakrie yang akan maju lagi sebagai calon ketua umum Golkar untuk periode kedua. Sebab faktanya, keinginan mempercepat Munas itu datang dari daerah.


Lalu Mara menilai, dengan agenda Munas menjadi November ini tidak ada satu pun calon yang dirugikan atau diuntungkan. Lebih-lebih posisi calon ketua umum itu juga sama.

"Kalau dibilang memuluskan, artinya tidak menganggap kandidat caketum lainnya dong," ungkap Lalu Mara.

Pihak yang menolak Munas dipercepat, kata Lalu, dulu adalah lokomotif terdepan mendorong dilakukannya Munas dipercepat. Sementara posisi Ical sesuai keputusan rapat pleno.

"Tapi karena keputusan Rapimnas hirarkinya lebih tinggi dari keputusan pleno DPP, maka beliau dan DPP wajib melaksanakan keputusan Rapimnas tersebut. Segala pandangan dari sisi hukum, sudah disampaikan di rapat komisi A, dan kesimpulan tak ada yang dilanggar," demikian Lalu Mara. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya