Berita

Rachmawati Soekarnoputri/net

Hukum

Setelah Kejagung Dikuasai Kroni Penguasa, Bagaimana dengan KPK?

JUMAT, 21 NOVEMBER 2014 | 11:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Setelah Kejaksaan Agung "dikuasai" partai pendukung Presiden Joko Widodo, setelah pelantikan politisi Partai Nasdem HM Prasteyo diangkat menjadi Jaksa Agung, sebetulnya harapan masyarakat tinggal kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Celakanya, sampai sejauh ini KPK pun tampak tak bernyali menangani perkara-perkara besar yang melibatkan tokoh-tokoh politik di belakangan pemerintahan yang sekarang berkuasa.

Demikian dikatakan tokoh politik nasional, Rachmawati Soekarnoputri. Putri Bung Karno ini menyebut contoh perkara korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang menyeret Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, atau korupsi pengadaan bus Transjakarta yang terjadi di masa Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.


Dia memprediksi masa depan penegakan hukum di tangan pemerintahan Jokowi tidak mengalami kemajuan.

"Setelah Kejaksaan Agung dikuasai kroni Jokowi, bagaimana dengan KPK? Yang jelas pemberantasan korupsi, khususnya yang melibatkan partai atau orang-orang pendukung Jokowi seperti BLBI dan dugaan korupsi Jokowi akan dipetieskan," ungkap Mbak Rachma, panggilan akrabnya, dalam pesan singkat yang diterima redaksi (Jumat, 21/11).

Pesimisme itu, menurut Rachma, cukup berdasar. Penanganan kasus BLBI di KPK dan Transjakarta di Kejaksaan Agung sudah lemah bahkan sejak sebelum rezim Jokowi-Jusuf Kalla memerintah.

"Belum mereka jadi penguasa saja, KPK dan Jaksa Agung tidak berani memanggil keduanya. Apalagi sesudah jadi rezim penguasa. Waspada Indonesia di ambang kehancuran di tangan rezim sekarang," tegasnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya