Berita

rieke diah/net

PDIP Minta Menteri Ketenagakerjaan Jalankan Politik Upah Layak

KAMIS, 20 NOVEMBER 2014 | 23:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hingga saat ini ada 26 provinsi yang telah menetapkan upah minimum provinsi (UMP). Di antara provinsi itu adalah Bangka Belitung yang naik 28 persen, Banten yang naik 20,7 persen, serta Sulawesi Tengah dan Gorontalo yang naik 20 persen.

Sementara provinsi yang belum menetapkan UMP di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua Barat. Salah satu penyebab belum menetapkan UMP karena upah minimum kota/kabupaten belum putus dan belum diajukan kepada gubernur atau sudah diajukan tetapi belum ada kesepakatan dari pihak perwakilan pemberi kerja.

"Saya memohon agar pemerintah, khususnya Kementrian Ketenagakerjaan melakukan langkah-langkah dalam melahirkan upah layak," kata politisi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, terkait dengan  batas akhir putusan penetapan Gubernur untuk upah minimun kota/kabupaten, beberapa saat lalu (Kamis, 20/11).


Rieke pun meminta penjelasan Kementerian Ketenagakerjaan atas beredarnya berita yang memuat pernyataan Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, yang meminta pembatalan usulan UMK Kota Bekasi, dengan alasan melanggar aturan karena di atas KHL.

"Keputusan kenaikan upah pada akhirnya adalah sebuah keputusan politik yang memperlihatkan keberpihakan negara untuk tidak jalankan politik upah murah. Sebagai contoh, nilai kebutuhan hidup layak (KHL) di Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 2.538.174, dan Gubernur DKI menetapkan Rp 2.700.000," demikian Rieke. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya