Berita

ilustrasi/net

Pertahanan

PKS: Kalau Perlu Cairkan Polri dan TNI Lewat Acara "Gathering"

KAMIS, 20 NOVEMBER 2014 | 13:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Terjadinya kembali insiden bentrok TNI dan Polri di Kepulauan Riau menandakan bahwa rekonsiliasi yang sebelumnya disepakati dua pihak belum sepenuhnya selesai.

"Saat melakukan kunjungan spesifik ke Batam usai bentrok bulan kemarin, para komandan satuan menyampaikan akan mengambil langkah konsolidatif agar peristiwa serupa tak terulang," kata anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Al Habsyi, kepada wartawan (Kamis, 20/11).

Dengan terulangnya letupan pada kemarin malam, lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, menandakan bahwa situasi belum sepenuhnya cair. Apalagi disebabkan hanya perkara sepele, diduga akibat saling tersinggung di pom bensin.


"Saya rasa, rekonsiliasi tidak bisa hanya sebatas pertemuan antar pimpinan. Para anggota TNI dan Polri di bawah harus dilibatkan bersama," saran Al Habsyi.

Dia bahkan menyarankan perlu dirancang semacam acara "gathering" (pertemuan informal) untuk mencairkan suasana antara Polri dan TNI. Tujuannya, sesama komponen keamanan dan pertahanan negara saling dukung untuk meningkatkan kualitas pertahanan keamanan.

"Bila memang sudah tak bisa lagi diperbaiki, mungkin Panglima dan Kapolri harus mempertimbangkan mutasi besar-besaran. Karena wilayah tersebut termasuk wilayah strategis yang berbatasan dengan negara tetangga," tambahnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya