Berita

Edi Saputra Hasibuan/net

Pertahanan

Kompolnas Berharap Panglima TNI-Kapolri Selesaikan Bentrok di Batam

KAMIS, 20 NOVEMBER 2014 | 09:49 WIB | LAPORAN:

. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas penyerangan orang tak dikenal (OTK) bersenjata ke Markas Brimob Polda Kepri di Batam tadi malam (Rabu, 19/11).

"Peristiwa ini telah membuat masyarakat resah dan ketakutan yang luar biasa. Jangan dibiarkan ini terulang kembali, ini sangat memalukan," kata Anggota Kompolnas Edi Saputra Hasibuan, saat dikonfirmasi RMOL sesaat lalu (Kamis, 20/11).

Atas kondisi ini, Edi berharap, panglima tertinggi yakni Presiden Jokowi segera perintahkan Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kapolri Jenderal Sutarman selesaikan masalah ini agar tidak semakin membesar.


"Kami minta Panglima TNI dan Kapolri memberikan perhatian yang serius terhadap insiden ini. Ini bukti masalah yang lama belum tuntas sepenuhnya," ujar Edi.

Kompolnas menilai masalah ini tidak bisa kalau hanya diselesaikan oleh tingkat Pangdam dan Kapolda setempat.

"Kami ajak TNI dan Polri jadilah sahabat dalam memberikan keamanan kepada masyatakat," imbau Edi.

Ia menambahkan, pihaknya yakin dengan koordinasi yang baik antara petinggi TNI dan Polri yang akan dimediasi Ketua Kompolnas yang juga Menkopolkam hari ini, situasi keamanan yang memanas akan kondusif.

Peristiwa bentrokan antara aparat TNI dan Polri ini bukan kali pertama di Batam. Akhir September, empat anggota TNI diserang oleh personel kepolisian. Penyerangan itu menyebabkan empat tentara tersebut terluka tembak. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya