Berita

ahok-maruarar

Ketua PDIP: JK Bisa Belajar Jadi Pendamping Jokowi dari Ahok

KAMIS, 20 NOVEMBER 2014 | 00:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Basuki Tjahja Purnama resmi sudah menjadi Gubernur DKI Jakarta setelah dilantik Presiden Joko Widodo, di Istana Negara (19/11). Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo yang kini menjadi presiden.

Saat masih memimpin Jakarta berdua, duet Jokowi-Ahok begitu sangat ideal. Keduanya merupakan sosok yang saling memahami posisi masing-masing.

Demikian disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, usai menghadiri pelantikan Basuki sebagai Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta (Rabu, 19/11).


Maruarar merupakan orang dekat Jokowi dan juga Ahok. Dalam Pilkada DKI Jakarta 2012, Maruarar merupakan salah satu tokoh kunci kemenangan Jokowi-Ahok.

Menurut Maruarar, Jokowi dan Ahok memiliki karakter yang bertolakbelakang. Jokowi misalnya merupakan sosok yang santun dan tenang. Sementara Ahok merupakan sosok yang tegas dan keras.

"Dengan karakter yang berbeda mereka bisa saling kerja sama, sinergis," kata Ara, begitu Maruarar disapa.

Mereka berdua bisa sinergi, lanjut Ara, karena saling mempercayai satu sama lain, dan bisa saling menghargai. Jokowi misalnya, sebagai orang nomor satu di Jakarta saat itu, memberikan kepercayaan dan membuka peran yang luas kepada Ahok. Sementara di saat yang sama, Ahok, sebagai orang nomor dua, juga menghargai dan menghormati Jokowi dan bisa menempatkan posisi dia dengan tepat.

"Jokowi bisa memberikan kepercayaan pada Ahok, sementara Ahok memiliki etika politik yang tinggi sebagai orang nomor dua," ungkap Ara, yang juga Ketua Umum Taruna Merah Putih.

Dalam hal ini, masih kata Ara, Jokowi-JK menjadi teladan bagi gubernur-wakil gubernur lain, atau bupati dan wakil bupati yang lain. Sebab belakangan memang ada fenomena sebagian pasangan kepala daerah itu tak lagi harmonis setelah memimpin.

"Dalam hal ini, dalam mendampingi Jokowi, JK juga bisa belajar kepada Ahok. JK bisa belajar bagaimana hubungan Jokowi dengan Ahok, yang penuh saling percaya dan menghargai satu sama lain," demikian Ara. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya