Berita

pramono anung/net

Politik

Pramono Anung: Kenaikan Harga BBM untuk Muluskan Janji Jokowi yang Lain

SELASA, 18 NOVEMBER 2014 | 11:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

PDI Perjuangan yang selama 10 tahun terakhir selalu menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, kini berargumentasi bahwa kebijakan tak populer itu harus diambil.

Partai banteng gemuk menyadari bahwa itu bukan kebijakan populer dari pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Mulai pukul 00.00 WIB tadi, BBM jenisu premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500. Sedangkan solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500.

Namun kebijakan itu harus diambil lantaran beban fiskal yang ditanggung sangat berat.


"Harus dipandang secara menyeluruh. Beban budget fiskal kita sangat berat," ujar politisi senior PDI Perjuangan, Pramono Anung, saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/11).

Mencabut subsidi harga BBM di kala usia kepemimpinan masih sebiji jagung dikecam masyarakat. Selain kelihatan belum kerja keras mencari jalan lain, kenaikan BBM juga pasti diikuti kenaikan harga bahan pokok lain.

Pramono menjelaskan bahwa kenaikan ini memang pahit di awal pemerintahan. Tapi akan menyehatkan fiskal Indonesia dalam jangka panjang.

"Sehingga, janji-janji Presiden Jokowi soal menyehatkan, pendidikan, dan infrastruktur bisa berjalan baik," tandasnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya